Rupiah Dibuka Naik Tipis Iringi Kejatuhan USD

Selasa, 24 Oktober 2017 - 10:25 WIB
Rupiah Dibuka Naik Tipis...
Rupiah Dibuka Naik Tipis Iringi Kejatuhan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan pagi ini, Selasa (24/10/2017) mulai membaik, meski kenaikan yang terjadi tidak terlalu besar. Pulihnya mata uang Garuda dalam perdagangan hari kedua pekan ini terjadi ketika USD mengalami tekanan.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka ke level Rp13.529/USD atau menguat dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.535/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi bertengger di level Rp13.531/USD atau sedikit melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.529/USD. Pergerakan rupiah hari berada di kisaran level Rp13.524-Rp13.538/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pada sesi pembukaan berada di level Rp13.524/USD atau tercatat lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.541/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini dibuka di level Rp13.540/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.541/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.518-Rp13.540/USD.

Seperti dilansir Reuters, USD mengalami penurunan ketika investor masih diterpa ketidakpastian terkait siapa yang menjadi Gubernur Bank Sentral AS berikutnya. Pada awal pekan kemarin, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan pengumuman Ketua Federal Reserve sangat dekat usai mewawancarai lima kandidat.

Investor juga menanti perkembangan reformasi pajak AS, setelah mendapatkan persetujuan dari senat dengan harapan kebijakan tersebut dapat terwujud tahun ini. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,1% menjadi 93.817.

Sedangkan saat melawan Yen Jepang, penurunan juga terjadi pada USD 0,1% ke level 113.36 untuk menjauh dari posisi tertinggi dalam tiga bulan pada sesi sebelumnya. Euro juga menguat saat melawan USD sebesar 0,1% menjadi 1.1754 ketika investor menunggu Rapat kebijakan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
38 menit yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
2 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
6 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
14 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
14 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
15 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved