Pelemahan Rupiah Terbatas Ditopang Sentimen Dalam Negeri

Rabu, 25 Oktober 2017 - 09:01 WIB
Pelemahan Rupiah Terbatas...
Pelemahan Rupiah Terbatas Ditopang Sentimen Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Kenaikan mata uang rupiah yang terjadi menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada hanya sesaat dan harus kembali diuji untuk mengetahui kelanjutannya. Tentunya berbagai sentimen akan mempengaruhi laju rupiah.

Sentimen positif dari dalam negeri diharapkan dapat menjadi pertahanan rupiah untuk bergerak positif. "Namun demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan rupiah," terang Reza di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Diperkirakan olehnya, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.546/USD dan resisten Rp13.326/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan tipis.

Adanya pelemahan pada laju USD seiring dengan aksi tunggu pelaku pasar terhadap kepastian pengganti Yellen sebagai Gubernur The Fed sesuai yang diinginkan Presiden Trump untuk melakukan penggantian kepemimpinan di The Fed.

Dalam jajak pendapat, beberapa nama yang muncul antara lain Gubernur The Fed saat ini Janet Yellen yang pada Februari nanti habis masa jabatannya, Gubernur Jerome Powell, ekonomis Stanford University John Taylor, chief economic advisor Gary Cohn, Gubernur The Fed Kevin Warsh.

"Selain itu, juga memperhatikan program reformasi perpajakan pemerintahan Trump. Sementara dari dalam negeri, belum adanya sentimen yang terbarukan dimana masih cukup positif sentimen yang ada, sehingga hanya memberikan kenaikan tipis pada rupiah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
10 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved