6 Sektor Topang Kenaikan IHSG, Bursa Jepang Pimpin Reli Asia
Rabu, 01 November 2017 - 16:46 WIB
6 Sektor Topang Kenaikan IHSG, Bursa Jepang Pimpin Reli Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan awal November ini, menguat 32,36 poin atau 0,54% menjadi 6.038,15.
Pada Rabu (1/11/2017) pagi, indeks dibuka naik 0,19% atau 11,26 poin ke level 6.017,04. Sepanjang Rabu ini, IHSG bergerak di level 6.008,37-6.038,99.
Menguatnya indeks tidak lepas dari sokongan enam sektor saham utama yang berada di zona positif, bahkan tiga diantaranya naik lebih dari 1%. Sektor pertambangan berkibar 2,17%, keuangan tambah 1,22%, dan perdagangan naik 1,16%. Industri dasar terkoreksi -1,07%.
Di bursa, dari 487 saham yang diperdagangkan, 193 tertekan, 125 stagnan, dan 169 naik. Nilai transaksi saham mencapai Rp9,44 triliun dari 8,98 miliar lot saham. Asing melakukan aksi jual sebesar Rp4,93 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,81 triliun, sehingga transaksi bersih asing minus Rp1,12 triliun.
Sementara itu, saham Asia ditutup menguat pada Rabu ini, dimana bursa Jepang dan Korea Selatan memimpin reli. Investor mencerna kenaikan harga minyak dan data indeks Purchasing Managers Caixin China yang memenuhi harapan.
Mengutip CNBC, Rabu (1/11), indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,86% atau 408,47 poin, ditutup menjadi 22.420,08, dengan saham Mitsubishi Motor ditutup naik 1%, Inpex naik 2,37%, dan saham Sony melonjak 11,44%.
Menyeberangi Selat Korea, Kospi naik 1,31% menjadi 2.556,47, berkat saham Samsung Electronics melonjak 3,89% dan SK Hynix naik 3,77% pada akhir sesi. Indeks ASX 200 Australia ditutup naik 0,49% pada 5.937,766, dengan saham energi Santos naik 1,78% dan Beach Energy naik 7,69%.
Pasar China ditutup juga lebih tinggi, dengan Indeks Hang Seng naik 0,79%, berkat kenaikan saham-saham kasino, seperti Wynn Macau naik 4% dan Melco International Development melonjak 5,39%. Saham teknologi dan telekomunikasi juga membukukan kenaikan menjelang penutupan pasar.
Di daratan China, Shanghai naik tipis 0,08% menjadi 3.396,07 dan Shenzhen hanya naik tipis 0,058% menjadi 2.003,44. Indeks Pembelian Manajer Manufaktur Caixin China pada Oktober lalu, berada di angka 51,0, sesuai dengan harapan.
Pada Rabu (1/11/2017) pagi, indeks dibuka naik 0,19% atau 11,26 poin ke level 6.017,04. Sepanjang Rabu ini, IHSG bergerak di level 6.008,37-6.038,99.
Menguatnya indeks tidak lepas dari sokongan enam sektor saham utama yang berada di zona positif, bahkan tiga diantaranya naik lebih dari 1%. Sektor pertambangan berkibar 2,17%, keuangan tambah 1,22%, dan perdagangan naik 1,16%. Industri dasar terkoreksi -1,07%.
Di bursa, dari 487 saham yang diperdagangkan, 193 tertekan, 125 stagnan, dan 169 naik. Nilai transaksi saham mencapai Rp9,44 triliun dari 8,98 miliar lot saham. Asing melakukan aksi jual sebesar Rp4,93 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,81 triliun, sehingga transaksi bersih asing minus Rp1,12 triliun.
Sementara itu, saham Asia ditutup menguat pada Rabu ini, dimana bursa Jepang dan Korea Selatan memimpin reli. Investor mencerna kenaikan harga minyak dan data indeks Purchasing Managers Caixin China yang memenuhi harapan.
Mengutip CNBC, Rabu (1/11), indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,86% atau 408,47 poin, ditutup menjadi 22.420,08, dengan saham Mitsubishi Motor ditutup naik 1%, Inpex naik 2,37%, dan saham Sony melonjak 11,44%.
Menyeberangi Selat Korea, Kospi naik 1,31% menjadi 2.556,47, berkat saham Samsung Electronics melonjak 3,89% dan SK Hynix naik 3,77% pada akhir sesi. Indeks ASX 200 Australia ditutup naik 0,49% pada 5.937,766, dengan saham energi Santos naik 1,78% dan Beach Energy naik 7,69%.
Pasar China ditutup juga lebih tinggi, dengan Indeks Hang Seng naik 0,79%, berkat kenaikan saham-saham kasino, seperti Wynn Macau naik 4% dan Melco International Development melonjak 5,39%. Saham teknologi dan telekomunikasi juga membukukan kenaikan menjelang penutupan pasar.
Di daratan China, Shanghai naik tipis 0,08% menjadi 3.396,07 dan Shenzhen hanya naik tipis 0,058% menjadi 2.003,44. Indeks Pembelian Manajer Manufaktur Caixin China pada Oktober lalu, berada di angka 51,0, sesuai dengan harapan.
(ven)
Lihat Juga :