Pengusaha Pede Toko Ritel Tak Ditinggalkan Konsumen

Rabu, 01 November 2017 - 21:07 WIB
Pengusaha Pede Toko...
Pengusaha Pede Toko Ritel Tak Ditinggalkan Konsumen
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) masih percaya diri bahwa konsumen tidak akan begitu saja meninggalkan toko ritel, seiring gencarnya kehadiran e-commerce atau bisnis online. Ketua Aprindo Roy Mandey yakni berbelanja secara konvensional akan tetap jadi pilihan, hanya saya jumlah belanjaan yang saat ini semakin sedikit.

Lebih Ia menambahkan, sebenarnya konsumen ritel terus bertambah. Tapi, troli yang dulu kebanyakan terlihat terisi penuh, kini tidak demikian.

"Mereka sekarang masih ke ritel, tapi belanjanya turun. Konsumen bertambah, tapi belanjanya kecil. Kalau dulu belanja untuk stok satu bulan supaya enggak sering beli, biasanya belanja di troli dimasukin semua, yang enggak butuh dimasukin juga. Tapi sekarang belanja secukupnya, suruh aja Go-Jek," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

(Baca Juga: Ritel Mulai Berguguran, Distributor Tetap Berjualan )

Berbagai kemudahan yang diberikan oleh teknologi ini dinilai Roy membuat konsumen tidak lagi menjadikan belanja sebagai hal utama. Mereka lebih mengubah pola hidupnya, ke mal sekarang hanya untuk cari makan.

"Semakin mudah dan dengan pendapatan tinggi menjadikan belanja enggak utama. Mereka lebih suka leisure, sekarang mal tetap ramai tapi yang ramai 70%-80% tempat makanan dan minuman, yang bawa tas belanja bisa dihitung," terang dia.

Bukan hanya beralih ke makanan dan minuman, konsumen kini juga lebih senang menempatkan uang di tabungan. Kemudian, bisa digunakan untuk keperluan yang tak kalah menyenangkan dari berbelanja di mal yakni liburan.

"Masyarakat lebih smart, belanja bukan segalanya, mereka nabung buat liburan, tiap ada travel fair penuh, mereka liburan. Belanja keluarga dengan troli sudah enggak zaman, masih ada tapi sudah enggak signifikan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Suara Pengusaha Ritel:...
Suara Pengusaha Ritel: Kami Sering Prihatin karena Belum Jadi Sektor Prioritas
Respons Kemasan Rokok...
Respons Kemasan Rokok Polos, Pelaku Ritel Soroti Sederet Dampak Negatifnya
K3Mart Raih Penghargaan...
K3Mart Raih Penghargaan Best Leading Retail Innovation of the Year
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’...
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’ Diatur Secara Bijak
Matahari Masih Bersinar...
Matahari Masih 'Bersinar' Saat Pandemi, Gerai Ketiga Tahun Ini Diresmikan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved