Mendag Ungkap Tiga Penyebab UKM Kalah Saing dari Ritel Modern

Kamis, 02 November 2017 - 11:34 WIB
Mendag Ungkap Tiga Penyebab...
Mendag Ungkap Tiga Penyebab UKM Kalah Saing dari Ritel Modern
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa setidaknya ada tiga permasalahan yang dihadapi pengusaha kecil dan menengah (UKM), yang menyebabkan mereka sulit untuk berkembang.

Para pengusaha kecil tersebut juga pada akhirnya sulit bersaing dengan pengusaha modern. Pertama, lokasi yang kurang nyaman dan dengan pengelolaan yang tradisional. Hal ini berbeda dengan toko ritel modern yang memiliki lokasi strategis dengan segala kenyamanan, dan teknologi mumpuni.

"Tempat kumuh, bau, tidak nyaman dengan pengelolaan tradisional yang tidak pernah kita bantu," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Kedua, para pengusaha UKM tersebut membeli barang dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding yang dibeli ritel modern. Ini disebabkan karena para pengusaha kecil cenderung membeli barang dalam jumlah yang lebih sedikit dan dengan kontrak jangka pendek.

"Dia membeli harga barang lebih mahal dibanding pasar ritel modern. Itu yang terjadi. Bagaimana dia bisa dapat margin yang cukup kalau dia dapatnya harga lebih mahal," imbuhnya.

Ketiga, politisi Partai Nasdem ini menyatakan bahwa para pengusaha UKM cenderung memiliki keterbatasan modal. Mereka harus membayar tunai untuk barang yang mereka beli dari distributor, karena para pengusaha kecil ini membeli barang dalam jumlah yang lebih sedikit.

Sementara ritel modern, kata Mendag, pembayaran bisa dilakukan dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan. Karena, mereka membeli barang dalam volume yang lebih besar.

"Ketiga hal ini lah yang harus kita atasi persoalan. Salah satunya perbaikan revitalisasi pasar, dan seluruh ritel modern wajib lakukan itu. Mau syukur, enggak mau ya harus mau. Karena tidak bisa dibiarkan tanpa ada intervensi pemerintah," tutur Enggar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Promosikan Produk UKM,...
Promosikan Produk UKM, Kemendag Gelar Lomba Video Pernak-Pernik Unik
Mompreneur Penopang...
Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Duh, Seluruh Sektor...
Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved