IHSG Pulang Mengkerut 7,04 Poin, Bursa Asia Memerah

Kamis, 02 November 2017 - 16:35 WIB
IHSG Pulang Mengkerut...
IHSG Pulang Mengkerut 7,04 Poin, Bursa Asia Memerah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (2/11/2017) berbalik jatuh 7,04 poin atau 0,12% menjadi 6.031,11.

Pagi tadi, indeks dibuka naik 0,23% atau 13,88 poin menjadi 6.052,03. Kamis ini, indeks diperdagangkan di kisaran 6.031,11-6.082,23.

Dan dari 493 saham, 211 melemah, 142 stabil, dan 140 menguat. Mayoritas sektor saham utama berakhir memerah, dimana indeks konsumer turun 1,30%, dan perdagangan jatuh 1,24%. Nilai positif terjadi pada saham infrastruktur yang naik 1,31%.

Aksi profit taking juga mewarnai penyebab turunnya indeks. Dimana aksi jual asing mencapai Rp7,10 triliun berbanding aksi beli asing Rp2,63 triliun. Sehingga transaksi bersih asing minus Rp4,47 triliun. Sementara itu, nilai transaksi saham mencapai Rp12,25 triliun dari 9,98 miliar lot saham.

Adapun mayoritas indeks Asia meluncur pada Kamis ini, karena investor mencerna keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga tetap stabil. Mengutip CNBC, Kamis (2/11), indeks Nikkei 225 Jepang ditutup naik 0,53% atau 119,04 poin ke level 22.539,12. Ini merupakan level tertinggi 21 tahun, berkat kenaikan saham mobil dan saham energi.

Menyeberangi Selat Korea, Kospi turun 0,4% menjadi 2.546,36, akibat turunnya saham blue-chip seperti Samsung Electronics ditutup turun 0,28% dan SK Hynix kehilangan 2,23%.

Indeks ASX 200 ditutup turun 0,1% menjadi 5.931,71. Kenaikan saham pertambangan dan energi, seperti Rio Tinto sebesar 3,33%, Fortescue Metals naik 4,06%, dan Atlas Iron melonjak 12,5%, tidak mampu mengangkat bursa Australia. Anjloknya saham keungan dengan National Australia Bank yang turun 2,83% menjadi penyebab. Hal ini disebabkan kabar merumahkan 4.000 pekerja akibat dampak otomatisasi.

Pasar China ditutup berada di bawah tekanan, dengan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,1%, dimana saham Standard Chartered jatuh 5,82%. Indeks Shanghai turun 0,38% menjadi 3.383,14 dan Shenzhen jatuh 0,67% menjadi 1.989,98.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
14 menit yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
39 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
48 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved