Layanan Sanitasi Akan Ditingkatkan dari Sabang Sampai Merauke

Minggu, 05 November 2017 - 15:04 WIB
Layanan Sanitasi Akan...
Layanan Sanitasi Akan Ditingkatkan dari Sabang Sampai Merauke
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan pelayanan sanitasi.

Di kawasan perkotaan, Kementerian PUPR mengembangkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat Skala Perkotaan. Keberhasilan SPALD akan berkontribusi bagi percepatan capaian target 100% akses sanitasi layak di Indonesia tahun 2019.

Di samping itu akan membantu tercapainya milestone Sustainable Develompent Goals (SDGs), di mana pada tahun 2030 setiap negara diharapkan mampu mewujudkan 100% akses sanitasi yang layak dan aman sebagaimana disebutkan dalam tujuan nomor enam atau dikenal dengan Universal Access.

"Tujuan tersebut sejalan dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui akses terhadap sistem pengelolaan air limbah yang memenuhi standar kualitas lingkungan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Minggu (5/11/2017).

Basuki menjelaskan, sanitasi skala kota terpusat akan dikembangkan di antaranya DKI Jakarta (zona 1 dan 6), Kota Jambi, Kota Pekanbaru, Kota Makassar dan Kota Palembang. “Kota Palembang, dinilai berkomitmen dalam upaya peningkatan pengelolaan air limbah sehingga Pemerintah Pusat mendukung penuh atas upaya dari Pemerintah Kota Palembang,” kata Basuki.

Pada Kamis lalu, dia menyampaikan, dilakukan pencanangan dimulainya pembangunan (groundbreaking) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sungai Selayur, Kota Palembang, yang merupakan bagian dari Kegiatan Palembang City Sewerage Project (PCSP).

Pencanangan dilakukan oleh Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin, Walikota Palembang Harnojoyo, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson.

“Dengan dimulainya konstruksi yang ditandai oleh ground breaking ini menjadi awal yang menuntut kerja keras lainnya hingga lima tahun ke depan. Untuk itu, saya mengharapkan kerja sama Pemerintah Daerah dan instansi terkait kegiatan ini dapat mendukung kelancaran pelaksanaan proyek sejak tahap kontruksi sampai beroperasi nantinya," tuturnya.

Pembangunan IPAL Kota Palembang ini berkapasitas 20.000 m3/hari dengan jaringan perpipaan bagi sekitar 21.700 sambungan rumah (SR) atau 100.000 jiwa dan ditargetkan rampung seluruhnya pada tahun 2021.

Untuk membangun sistem tersebut, diperlukan biaya yang cukup besar yakni diperkirakan mencapai USD72,61 Juta atau sekitar Rp943 miliar (kurs Rp 13.000). Pendanaan akan dilakukan bersama melalui APBN, APBD baik di tingkat provinsi maupun kota dan hibah dari pemerintah Australia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
36 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
54 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved