Komisi XI Apresiasi BI dan OJK Tangani Investasi Bodong

Rabu, 08 November 2017 - 13:53 WIB
Komisi XI Apresiasi...
Komisi XI Apresiasi BI dan OJK Tangani Investasi Bodong
A A A
MATARAM - Akhir-akhir ini banyak muncul investasi yang merugikan masyarakat. Dengan bermacam-macam dalih pelaku memancing dengan mendapatkan keuntungan yang cepat dan beragam iming-iming lainnya tetapi ternyata menipu orang.

Hal ini mengemuka dalam pertemuaan Komisi XI dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perbankan serta Askrindo di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 30 Oktober 2017 sore. Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara mengatakan, baru-baru ini pihaknya kembali menutup 14 lembaga keuangan tidak berizin.

Ia mengakui banyak masyarakat yang tertipu janji di luar batas kewajaran, di antaranya akan dapat bonus jika bisa merekrut member baru. "Ini ciri-cirinya, bahkan ada yang manfaatkan tokoh agama dan masyarakat seolah-olah mendapatkan restunya. Modus seperti ini yang berbahaya," katanya .

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Soepriyatno mengapresiasi langkah cepat BI dan OJK memberantas investasi bodong. Menurutnya, BI dan OJK perlu kerja sama perlu membentuk satuan tugas (Satgas) guna memberantas investasi bodong ini.

"Langkah antisipasi cepat perlu dilakukan. Sebelum berkembang sudah dibekukan sehingga tidak sampai merugikan masyarakat," terang politisi Gerindra ini.

Secara umum, lanjut Soepriyatno, pertemuan dengan berbagai kalangan ini banyak temuan yang signifikan. Ia melihat perkembangan NTB semakin bagus, khususnya ekonomi masyarakat. DPR akan terus membantu NTB semakin bagus ke depan.

Salah satu info penting dari BI yakni pertumbuhan ekonomi NTB triwulan II 2017 mengalami kontraksi sebesar 1,96%. Turunnya ekspor jadi penyebab terjadinya kontraksi pertumbuhan ekonomi lanjutan tersebut. Meski begitu pertumbuhan ekonomi masih tetap tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang tercatat mengalami kontraksi 3,74%.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
32 Perusahaan Investasi...
32 Perusahaan Investasi dan 50 Gadai Ilegal Ditutup
Satgas Investasi Akan...
Satgas Investasi Akan Panggil Jouska Terkait Dugaan Investasi Bodong
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Ragam Modus Investasi...
Ragam Modus Investasi Ilegal, Mulai dari Pohon Jabon hingga Tiktok
Awas Terjebak Investasi...
Awas Terjebak Investasi Bodong, Catat Ciri-cirinya
Pinjaman Online Ilegal...
Pinjaman Online Ilegal Intai Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
8 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
8 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
8 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
9 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved