Indonesia Dibanjiri Jeruk Mandarin dari China

Rabu, 15 November 2017 - 15:59 WIB
Indonesia Dibanjiri...
Indonesia Dibanjiri Jeruk Mandarin dari China
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa pada Oktober 2017 impor jeruk mandarin dari China naik hingga 147,5% atau tembus USD9,9 juta dibanding September 2017. Pada September 2017, nilai impor jeruk mandarin baru sekitar USD4 juta dan sebulan berikutnya naik menjadi USD9,9 juta.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, total nilai impor pada Oktober 2017 sekitar USD14,19 miliar atau naik 11,04% dibanding September 2017 yang sebesar USD12,78 miliar. Sementara, dibanding Oktober 2016, nilai impor naik sekitar 23,33% di mana pada Oktober 2016 nilai impor mencapai USD11,5 miliar.

"Nilai impor pada Oktober 2017 itu USD14,19 miliar. Naik lumayan tinggi kalau dibanding September 2017 yaitu naik 11,04%," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Jika dilihat menurut penggunaannya, total impor pada Oktober 2017 salah satunya dipengaruhi kenaikan impor barang konsumsi. Pada September 2017, nilai impor barang konsumsi masih sekitar USD1,12 juta dan pada Oktober 2017 naik 11,68% menjadi USD1,25 juta.

"Barang konsumsi yang naik tinggi di Oktober ini adalah jeruk mandarin segar (fresh mandarin) dan mentega (creamy butter)," imbuh dia.

Berdasarkan data BPS, pada Oktober 2017 Indonesia mengimpor jeruk mandarin dari China sebesar USD9,9 juta. Nilai impor ini meroket hingga 147,5% dibanding realisasi impor pada September 2017 yang sebesar USD4 juta.

Sementara jika dibanding periode sama tahun lalu, impor jeruk mandarin China ke Indonesia baru sekitar USD7,8 juta. Secara kumulatif, pasokan jeruk mandarin impor pun mengalami kenaikan.

Pada Januari hingga Oktober 2016 jumlahnya baru sekitar USD51,2 juta dan pada periode sama tahun ini naik hingga 67,19% menjadi USD85,6 juta.

Kepala Sub Direktorat Statistik BPS Rina Dwi Sulastri mengungkapkan, tingginya impor jeruk mandarin dari China disebabkan karena saat ini negeri Tirai Bambu tengah menghadapi panen besar.

Tak ayal, jumlah jeruk mandarin yang diekspor negara tersebut juga mengalami peningkatan tajam. "Di China panen besar, jadinya dikirim ke kita (Indonesia)," imbuhnya.

Sementara itu untuk mentega (creamy buttery), data BPS menunjukkan bahwa Indonesia mengimpor hingga USD17,4 juta atau naik 200% dibanding September 2017 yang sebesar USD5,8 juta. Adapun mentega impor yang masuk ke Indonesia berasal dari Selandia Baru.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Ekspor RI di Januari...
Nilai Ekspor RI di Januari 2026 Capai USD22,16 Miliar, Naik 3,39 Persen
Nilai Impor RI Bulan...
Nilai Impor RI Bulan Mei Capai USD18,61 Miliar, Ini Rinciannya
BPS: Ekspor Juli 2021...
BPS: Ekspor Juli 2021 Tembus USD17,7 Miliar, Meningkat 29,32% YoY
BPS: Ekspor Indonesia...
BPS: Ekspor Indonesia Turun 14,29% di Januari 2022
Naik Terus, Impor Desember...
Naik Terus, Impor Desember 2020 Melejit USD14,4 Miliar
Turun 8,15%, Impor Indonesia...
Turun 8,15%, Impor Indonesia September 2023 Capai USD17,34 Miliar
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
42 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved