Rupiah Hanya Menguat Tipis Saat USD Bergerak Defensif

Kamis, 16 November 2017 - 10:10 WIB
Rupiah Hanya Menguat...
Rupiah Hanya Menguat Tipis Saat USD Bergerak Defensif
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka menguat tipis, atau tidak terlalu tinggi dibanding penutupan kemarin. Kondisi ini di tengah menguat kondisi USD yang mengalami defensif.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada level Rp13.538/USD atau menguat tipis dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.539/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.540/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.555/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.531/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.532/USD. Namun, pada pukul 10.000 WIB bergerak melemah ke level Rp13.543/USD dengan kisaran level Rp13.528-Rp13.545/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.546/USD atau melemah dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.535/USD dan pada pukul 10.06 WIB bergerak ke level Rp13.544/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.531-Rp13.546/USD.

Seperti dilansir Reuters hari ini, USD defensif karena adanya keraguan pada prospek reformasi pajak AS mengimbangi kenaikan inflasi AS. Sementara dolar Australia melayang mendekati posisi terendahnya dalam empat bulan menjelang data pekerjaan utama.

Indeks ISD turun ke level 93.402, terlemah dalam hampir empat pekan, dan terakhir berada pada posisi 93.851 untuk melemah 0,6% sejauh pekan ini.

Euro terhadap USD diperdagangkan pada level 1,1774 setelah naik ke level 1,1862, level terbaiknya dalam satu bulan. USD merosot ke 112,47 terhadap yen kemarin dan ke posisi 112,87 pada awal perdagangan Asia hari ini.

Dolar Australia mencapai titik terendah dalam empat bulan di level 0,7574 pada hari sebelumnya karena pembacaan upah yang sangat lemah. Itu terakhir di level 0,7587. Terhadap yen, Aussie mencapai level terendah dalam tiga bulan sebesar 85,56, setelah mencatat kerugian harian terbesar sejak pertengahan Agustus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
29 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved