DPR Siapkan Kajian UU BPR yang Spesifik

Jum'at, 17 November 2017 - 11:37 WIB
DPR Siapkan Kajian UU...
DPR Siapkan Kajian UU BPR yang Spesifik
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait siap mendukung kajian UU Bank Perkreditan Rakyat (UU BPR). Menurutnya, BPR harus berkembang karena dibutuhkan masyarakat khususnya di lokasi terpencil.

"BPR banyak berikan kemudahan pelayanan. Prinsip aturan itu harus mengatur semua supaya tidak bertabrakan. Jangan dipaksakan dalam satu UU Perbankan. Karena itu harus ada dukungan regulasi karena BPR sifatnya unik," ujar Maruarar di Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Menurutnya, UU BPR harus spesifik misalnya untuk mengatur kredit atau tabungan. Sehingga aturannya sesuai kondisi di lapangan dan tajam dalam menyelesaikan masalah. Saat ini karakter perekonomian di Indonesia banyak sektor UKM atau non formal.

"UU BPR harus lebih teknis dan spesifik sehingga BI dan OJK tidak perlu tarik menarik kebijakan lagi seperti sekarang atau menambah semakin banyak aturan turunan baru. Namun, soal SDM juga harus diseleksi serius dan sungguh sungguh sehingga cocok ketika dieksekusi," ujarnya.

Sementara Ketua Umum Persatuan Bank BPR Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto mengatakan, pihaknya optimistis tahun ini pertumbuhan bisnis BPR dapat tumbuh di level10%-11% sehingga tahun depan diprediksi dapat kembali naik sebesar 12%-13%.

Karena itu, pihaknya selalu memberikan masukan kepada regulator sehingga bisnis BPR bisa tumbuh melayani daerah terpencil. "Jaringan BPR hadir hingga tingkat kecamatan. Kami bisa bersinergi dengan program pemerintah seperti bantuan langsung tunai. Selama ini BPR tidak pernah dilibatkan dalam program pemerintah," ujar Joko.

Dia mengaku anggotanya sangat siap dengan SDM yang lengkap dan aturan yang rigid sesuai standar regulator. Target ekspansi selanjutnya ialah menjadi co-branding e-money dengan Bank Mandiri.

BPR akan turut masuk dalam layanan keuangan digital atau e cash sebagai agen Bank Mandiri untuk melayani pembayaran listrik, pulsa, transfer uang sehingga bisa efisien. "Kami masukkan kerja sama e-money dalam RBB di 2018. Rencananya kami juga akan gandeng beberapa bank lainnya untuk co-branding," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Dapat Kucuran Dana dari...
Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Gunakan Teknologi, Cara...
Gunakan Teknologi, Cara BPR Hadapi Era New Normal
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved