Kemendag: Kita Akan Surplus di 2017

Sabtu, 18 November 2017 - 15:00 WIB
Kemendag: Kita Akan...
Kemendag: Kita Akan Surplus di 2017
A A A
SAAT pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Presiden Joko Widodo melontarkan pernyataan bahwa pada 2022 nilai perdagangan antara Korea dengan Indonesia ditargetkan sebesar US$30 miliar. Untuk mengejar target itu pemerintah akan menempuh beberapa upaya.

"Salah satunya diplomasi perdagangan untuk membuka akses pasar dan mengurangi hambatan di negara tujuan ekspor," kata Arlinda, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Rabu pekan lalu.

Kepada SINDO Weekly, Arlinda lebih jauh menjelaskan tentang nilai perdagangan dan posisi Korea terhadap Indonesia. Berikut Petikannya:

Sampai semester I kemarin berapa sebenarnya nilai perdagangan lndonesia ke Korea Selatan?

Nilai perdagangan lndonesia ke Korea Selatan (Korsel) untuk semester I tahun 2017 mencapai US$10,84 miliar dengan komposisi untuk sektor nonmigas sebesar US$9,02 miliar dan untuk sektor migas sebesar US$1,82 miliar. Angka itu mengalami peningkatan 19,96% atau US$1,80 miliar dibanding semester I tahun sebelumnya.

Apakah kita akan surplus di tahun ini?

Kami memperkirakan posisi neraca perdagangan lndonesia akan surplus di tahun 2017, hal ini terlihat dari neraca perdagangan semester I tahun 2017 antara lndonesia dan Korea Selatan telah mengalami surplus sebesar US$175,33 juta.

Ke depan upaya untuk memperbesar ekspor ke Korsel?

Kementerian Perdagangan tengah dan terus melakukan analisa dan kajian terkait pemetaan produk ekspor dan pemetaan pasar tujuan ekspor. Lalu kami menyusun strategi dengan tujuan kita mengekspor produk yang dibutuhkan pasar. Kementerian Perdagangan telah dan akan melakukan promosi melalui berbagai pameran dagang dalam maupun luar negeri dan tidak melupakan promosi melalui media digital.

Bagaimana sebenarnya posisi Korea Selatan sebagai negara tujuan ekspor Indonesia? Simak wawancara selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 38/VI/2017 yang terbit Senin (20/11/2017).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
11 Perjanjian Dagang...
11 Perjanjian Dagang On Going, 4 di Antaranya Target Rampung 2021
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved