BCA Sebut Penyaluran Kredit di Kuartal III Cukup Berat

Selasa, 21 November 2017 - 01:12 WIB
BCA Sebut Penyaluran...
BCA Sebut Penyaluran Kredit di Kuartal III Cukup Berat
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Tbk menilai penyaluran kredit cukup berat di kuartal tiga tahun 2017. Perseroan berharap momen akhir tahun dapat menggenjot bisnis nasabahnya sehingga berdampak pada permintaan kredit.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, penyaluran kredit perseroan hingga kuartal tiga 2017 sejak awal tahun (Year to Date) sudah mencapai 8%. Sedangkan apabila dibandingkan periode sama tahun lalu (Year on Year) mengalami pertumbuhan 14%. Pertumbuhan tidak terlalu signifikan karena kuartal tiga tahun lalu penyaluran kredit sudah cukup tinggi.

“Kuartal tiga memang berat dalam penyaluran kredit. Debitur mengembalikan pinjamannya pasca momen lebaran karena mereka tidak butuh pinjaman untuk penuhi stok. Karena itu kami berharap jelang akhir tahun ini bisa mendongkrak permintaan kredit,” ujar Jahja di Jakarta, Senin (20/11).

Dia juga menambahkan hingga saat ini posisi dana murah (CASA) di level 74% yang menurutnya sudah cukup baik. Pihaknya tidak terlalu antusias mengejar DPK sehingga suku bunga deposito cenderung diturunkan. Namun perseroan tetap memiliki nasabah simpanan yang masuk, khususnya pelaku financial technology atau fintech.

Hal ini seiring dengan meningkatnya bisnis online di tanah air. “Kami jaga porsi CASA di kisaran 74-80%. Namun porsi deposito tidak berkurang signifikan karena ada fintech yang menaruh dana pada kami. Meskipun secara total masih kecil, namun kontribusi bisnis online meningkat pesat dari kebutuhan leisure atau kosmetik,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama BCA juga peringati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 November. Melalui program Bakti BCA kembali berpartisipasi mendukung peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini yang holistik dan integratif dengan memberikan donasi kepada United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).

Donasi senilai Rp850 juta diserahkan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja kepada Deputy Representative UNICEF Lauren Rumble, disaksikan oleh Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati, Senior Vice President CSR Sapto Rachmadi, dan Chief of Private Sector Fundraising & Partnership Gregor Henneka di Jakarta, Senin (20/11).

Donasi tersebut akan digunakan untuk membiayai program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Papua. “Selamat Hari Anak Sedunia! Semoga anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat senantiasa kita dukung dalam menuntut ilmu dan dilindungi dari beragam tindak kekerasan sehingga dapat meraih cita-citanya untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Donasi UNICEF ini sangatlah esensial dalam membantu mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” ungkap Jahja.

Chief of Private Partnerships and Fundraising UNICEF Indonesia Gregor Henneka menyampaikan apresiasinya atas konsistensi komitmen BCA untuk anak-anak. “Dibutuhkan sebuah desa untuk membesarkan seorang anak dan semua orang harus berpartisipasi untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat dan memiliki kehidupan terbaik," ungkapnya.

"Saya merasa terharu donasi tersebut diserahkan bertepatan dengan perayaan World Children’s Day, suatu hari dimana kita merayakan hak-hak anak di seluruh dunia. Hari dimana kita mengedepankan anak-anak, mendengarkan isi hati mereka, dan memperbarui janji kita untuk menjadikan anak-anak sebagai pusat dari setiap keputusan yang kita ambil dan setiap kebijakan yang kita buat," sambung Gregor.

Data UNICEF menyebutkan sejumlah faktor menghambat akses terhadap penghidupan yang layak bagi anak-anak. Sekitar 13% anak-anak Indonesia tumbuh besar dalam keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, 37% anak-anak Indonesia saat ini mengalami hambatan pertumbuhan salah satunya akibat malnutrisi.

21% anak-anak berusia 13-17 tahun di Indonesia melaporkan bahwa mereka mengalami intimidasi di sekolah, dan 30% anak-anak Indonesia juga tidak memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan anak usia dini. Kondisi inilah yang mendorong keterlibatan aktif BCA dalam program PAUD HI yang diselenggarakan UNICEF. “Sebelumnya, BCA juga telah memberikan donasi senilai Rp850 juta untuk UNICEF pada program PAUD HI periode 2016-2017,” terang Jahja.

Lebih lanjut Ia menerangkan, bahwa Program PAUD HI ini lanjutan dari program di 2 Kabupaten Sorong dan Raja Ampat. Ditargetkan donasi tersebut dapat membantu anak mendapatkan akses layanan PAUD HI, orang tua dan atau pengasuh memperoleh pengetahuan yang menyeluruh mengenai pengembangan anak usia dini yang holistik integratif dan dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada pola pengasuhan anak sehari-hari.

Selain itu menurutnya juga untuk mendukung relawan kesehatan masyarakat, guru PAUD dan pegawai pemerintahan dari berbagai sektor dinas mendapatkan pelatihan mengenai PAUD HI. “BCA telah menjadi partner UNICEF Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Kami berterima kasih kepada UNICEF Indonesia telah memberikan kesempatan bagi BCA untuk berpartisipasi dalam membawa perubahan yang positif di sekolah-sekolah dan dalam memastikan keamanan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia,” tutup Jahja.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Kartu Kredit...
Nasabah Kartu Kredit BCA Diimbau Segera Aktivasi PIN, Ini Caranya
BCA Bidik Pertumbuhan...
BCA Bidik Pertumbuhan Penyaluran Kredit Hingga 6% di 2021
Hebat! Diadang Pandemi,...
Hebat! Diadang Pandemi, Penyaluran Kredit BCA Cuma Turun Tipis
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit BCA Capai Rp82,6 Triliun
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata...
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata Lebih Suka Utang di Bank Syariah
Bank Royal Ganti Nama...
Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
6 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
40 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
1 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved