Marak Ekspansi Usaha, Momentum Tingkatkan Kinerja Industri
Selasa, 21 November 2017 - 17:05 WIB
Marak Ekspansi Usaha, Momentum Tingkatkan Kinerja Industri
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, mulai maraknya perluasan usaha yang dilakukan oleh para investor saat ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kinerja dan daya saing industri nasional.
“Kuartal kemarin, industri baja menjadi trigger pertumbuhan. Tentunya sektor ini menjadi andalan yang sustainable. Apalagi kita punya basis resources-nya. Oleh karena itu, kami terus dorong investasinya,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (21/11/2017).
Selain baja, lanjut dia, sektor yang mampu unggul dan berpotensi terus tumbuh adalah industri makanan dan minuman serta elektronika. “Industri mamin pemainnya sudah cukup banyak, mulai dari tingkat kabupaten, bahkan mereka sudah ada yang go international,” terangnya.
Sedangkan peluang berkembangnya industri elektronika menurutnya ditunjang memasuknya era digital saat ini. “Jadi, internet of everything ini mendorong industri elektronika akan tumbuh besar, terutama untuk peralatan-peralatan sensor ataupun penerapan di fasilitas-fasilitas manufacturing,” ungkapnya.
Lebih lanjut Airlangga mengatakan, penguatan industri di sektor hilir akan memacu pendapatan negara lebih stabil. Semakin banyak industri yang bergerak di sektor hilir menurutnya akan membuat ketergantungan terhadap komoditas impor turun.
Hilirisasi industri pun mampu memberikan efek luas bagi perekonomian nasional, antara lain peningkatan pada nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa.
“Industri merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam pembangunan nasional dan turut memacu pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya sebagai penyumbang terbesar terhadap PDB, industri juga mampu memberikan kontribusi signifikan melalui setoran pajak,” tegasnya.
“Kuartal kemarin, industri baja menjadi trigger pertumbuhan. Tentunya sektor ini menjadi andalan yang sustainable. Apalagi kita punya basis resources-nya. Oleh karena itu, kami terus dorong investasinya,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (21/11/2017).
Selain baja, lanjut dia, sektor yang mampu unggul dan berpotensi terus tumbuh adalah industri makanan dan minuman serta elektronika. “Industri mamin pemainnya sudah cukup banyak, mulai dari tingkat kabupaten, bahkan mereka sudah ada yang go international,” terangnya.
Sedangkan peluang berkembangnya industri elektronika menurutnya ditunjang memasuknya era digital saat ini. “Jadi, internet of everything ini mendorong industri elektronika akan tumbuh besar, terutama untuk peralatan-peralatan sensor ataupun penerapan di fasilitas-fasilitas manufacturing,” ungkapnya.
Lebih lanjut Airlangga mengatakan, penguatan industri di sektor hilir akan memacu pendapatan negara lebih stabil. Semakin banyak industri yang bergerak di sektor hilir menurutnya akan membuat ketergantungan terhadap komoditas impor turun.
Hilirisasi industri pun mampu memberikan efek luas bagi perekonomian nasional, antara lain peningkatan pada nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa.
“Industri merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam pembangunan nasional dan turut memacu pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya sebagai penyumbang terbesar terhadap PDB, industri juga mampu memberikan kontribusi signifikan melalui setoran pajak,” tegasnya.
(fjo)
Lihat Juga :