Keunggulan Euro atas USD Membuat Rupiah Ambil Untung
Rabu, 22 November 2017 - 18:06 WIB
Keunggulan Euro atas USD Membuat Rupiah Ambil Untung
A
A
A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Rabu (22/11/2017) berakhir menguat di pasar spot. Indeks Bloomberg mencatat rupiah ditutup naik 6 poin atau 0,04% ke level Rp13.523 per USD.
Pagi tadi rupiah dibuka menguat Rp13.518 per USD, terapresiasi 11 poin dari penutupan Selasa di Rp13.529 per USD. Hari ini mata uang NKRI diperdagangkan di Rp13.506-Rp13.528 per USD.
Keperkasaan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, dengan ditutup naik 8 poin atau 0,06% menjadi Rp13.522 per USD. Awal perdagangan, rupiah dibuka melemah 2 poin di Rp13.532 dari posisi penutupan Selasa di Rp13.530 per USD. Rabu ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp13.508-Rp13.532 per USD.
Menguatnya rupiah seiring melemahnya dolar di pasar uang. Dolar terpukul oleh reboundnya euro karena investor melihat ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang kuat di Jerman, negara andalan mata uang euro. Melansir dari Reuters, Rabu (22/11), euro naik 0,25% melawan dolar AS di USD1,1769 EUR.
Lemahnya dolar juga terjadi karena obligasi pemerintah AS yang menyempit menjadi 57,4 basis poin, level terendah sejak akhir 2007. Alhasil indeks USD jatuh 0,2% terhadap enam mata uang utama ke level 93,77.
Pagi tadi rupiah dibuka menguat Rp13.518 per USD, terapresiasi 11 poin dari penutupan Selasa di Rp13.529 per USD. Hari ini mata uang NKRI diperdagangkan di Rp13.506-Rp13.528 per USD.
Keperkasaan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, dengan ditutup naik 8 poin atau 0,06% menjadi Rp13.522 per USD. Awal perdagangan, rupiah dibuka melemah 2 poin di Rp13.532 dari posisi penutupan Selasa di Rp13.530 per USD. Rabu ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp13.508-Rp13.532 per USD.
Menguatnya rupiah seiring melemahnya dolar di pasar uang. Dolar terpukul oleh reboundnya euro karena investor melihat ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang kuat di Jerman, negara andalan mata uang euro. Melansir dari Reuters, Rabu (22/11), euro naik 0,25% melawan dolar AS di USD1,1769 EUR.
Lemahnya dolar juga terjadi karena obligasi pemerintah AS yang menyempit menjadi 57,4 basis poin, level terendah sejak akhir 2007. Alhasil indeks USD jatuh 0,2% terhadap enam mata uang utama ke level 93,77.
(ven)