Holding Tambang Selamatkan 9,36% Saham Pemerintah di Freeport
Jum'at, 24 November 2017 - 16:36 WIB
Holding Tambang Selamatkan 9,36% Saham Pemerintah di Freeport
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dalam waktu dekat akan segera merealisasikan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pertambangan. Dengan terbentuknya holding ini, maka 9,36% saham pemerintah yang ada di PT Freeport Indonesia akan dialihkan ke holding tambang.
(Baca Juga: Ini Misi Pemerintah Bentuk Holding BUMN Tambang )
Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, pemerintah akan menempuh jalur inbreng untuk mengalihkan saham tersebut. Nantinya, 9,36% saham pemerintah di Freeport akan menjadi saham PT Inalum (Persero) selaku induk holding.
"Kita selamatkan 9,36% nya. Kita inbreng-kan, alihkan, serahkan ke holding tambang dulu. Itu sudah ditandatangani Freeport segala macam," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/11/2017).
Selanjutnya, mengenai sisa sekitar 41% saham yang akan didivestasikan Freeport, dia menyatakan bahwa holding BUMN tambang akan menyerapnya. Namun, 10% dari saham tersebut tetap akan diserap oleh pemerintah daerah. "Yang pasti, dari total 51% itu ada 10% untuk daerah. Pemda itu ada dua, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika," imbuh dia.
(Baca Juga: Pembentukan Holding BUMN Tambang Dipastikan Tak Rugikan Investor )
Mengenai penyerapan divestasi Freeport, Fajar mengaku ingin langsung menyerap seluruhnya. Namun, sejauh ini masih akan dirundingkan lebih detail mengenai teknis penyerapan divestasi Freeport.
"Kita, Indonesia, maunya divestasi langsung 51%, bahwa kemudian nanti 40% dulu lalu sisanya belakangan, itu teknisnya nanti. Tapi kita sekarang berundingnya, sesuai kesepakatan maunya langsung 51%. Ini lagi dirundingkan tiap minggu," tandasnya.
(Baca Juga: Ini Misi Pemerintah Bentuk Holding BUMN Tambang )
Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, pemerintah akan menempuh jalur inbreng untuk mengalihkan saham tersebut. Nantinya, 9,36% saham pemerintah di Freeport akan menjadi saham PT Inalum (Persero) selaku induk holding.
"Kita selamatkan 9,36% nya. Kita inbreng-kan, alihkan, serahkan ke holding tambang dulu. Itu sudah ditandatangani Freeport segala macam," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/11/2017).
Selanjutnya, mengenai sisa sekitar 41% saham yang akan didivestasikan Freeport, dia menyatakan bahwa holding BUMN tambang akan menyerapnya. Namun, 10% dari saham tersebut tetap akan diserap oleh pemerintah daerah. "Yang pasti, dari total 51% itu ada 10% untuk daerah. Pemda itu ada dua, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika," imbuh dia.
(Baca Juga: Pembentukan Holding BUMN Tambang Dipastikan Tak Rugikan Investor )
Mengenai penyerapan divestasi Freeport, Fajar mengaku ingin langsung menyerap seluruhnya. Namun, sejauh ini masih akan dirundingkan lebih detail mengenai teknis penyerapan divestasi Freeport.
"Kita, Indonesia, maunya divestasi langsung 51%, bahwa kemudian nanti 40% dulu lalu sisanya belakangan, itu teknisnya nanti. Tapi kita sekarang berundingnya, sesuai kesepakatan maunya langsung 51%. Ini lagi dirundingkan tiap minggu," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :