Kemensos-Himbara Siapkan Layanan Informasi Bansos Nontunai

Minggu, 26 November 2017 - 16:18 WIB
Kemensos-Himbara Siapkan...
Kemensos-Himbara Siapkan Layanan Informasi Bansos Nontunai
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyiapkan layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait bantuan sosial (bansos) nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Layanan ini kami siapkan menuju penyaluran bansos non tunai PKH dan BPNT untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 2018," kata Menteris Sosial Khofifah Indar Parawansa di Kota Mataram, akhir pekan kemarin.

Nomor telepon yang disiapkan untuk layanan informasi dan pengaduan adalah BNI (1500046), BRI (1500017), Bank Mandiri (14000), BTN (1500286), dan Call Center PKH Kementerian Sosial di nomor 1500299.

Menurutnya, dengan 10 juta KPM dan menjangkau 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia, pemerintah perlu melakukan antisipasi serta respons cepat agar layanan bansos nontunai dapat berjalan efektif, tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah serta tepat kualitas. Untuk itu, hadirnya layanan pengaduan ini penting untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi.

Dia mengatakan, layanan informasi dan pengaduan ini menggandeng Himbara sebagai mitra karena mereka merupakan bank penyalur bansos nontunai di seluruh Indonesia. "Degan adanya kerja sama ini diharapakan akan mempercepat respons penanganan keluhan atau pengaduan masyarakat," tambahnya.

Seperti diketahui penyaluran bantuan sosial secara nontunai dimulai sejak November 2016 merupakan lompatan besar yang revolusioner dalam sejarah program pengentasan kemiskinan di Indonesia bahkan di dunia.

Mengingat sampai saat ini model kartu kombo yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang memiliki fitur saving account dan e-wallet bagi masyarakat kurang mampu merupakan pertama kali di dunia di antara 72 negara yang melaksanakan program conditional cash transfer yang di Indonesia dikenal PKH.

Dua fitur layanan yang tertanam dalam KKS, lanjut Khofifah, memungkinkan masyarakat bisa menabung dan mendapat beragam bansos dan subsidi yang terintegrasi dalam satu kartu.

Melalui bansos nontunai, penerima manfaat yang dulu harus mendatangi kantor pos untuk mencairkan bansos dan harus mengantre lama karena waktu pengambilannya bersamaan. Maka, kini dengan sistem nontunai melalui sistem perbankan akan terlayani jauh lebih efektif karena mereka bisa akses melalui ATM bank Himbara serta agen bank terdekat.

"Pemerintah dalam hal ini Kemensos bertekad menyukseskan penyaluran bansos nontunai untuk 10 juta KPM tahun depan. Insya Allah bersama mitra kerja yakni Himbara, Pemda, Pendamping Program, kami optimis PKH dan BPNT mampuenurunkan angka kemiskinan dan gini ratio secara signifikan," tutur Khofifah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Bank Himbara Melesat...
Laba Bank Himbara Melesat 78,06%, Erick Thohir Sebut Buah Transformasi
Bank DKI Imbau Penerima...
Bank DKI Imbau Penerima Bantuan Tunai Gunakan JakOne Mobile
Buruan Cek! Bansos Tunai...
Buruan Cek! Bansos Tunai Cair Sekaligus 2 Bulan lewat Bank Himbara
Dinilai Lambat Cairkan...
Dinilai Lambat Cairkan Bantuan, Mensos Marahi Petugas Bank
Salurkan Bansos, Bank...
Salurkan Bansos, Bank Mandiri Siapkan Alat Bayar Non Tunai
Soal Syarat Penerima...
Soal Syarat Penerima BLT Rp300 Ribu, Risma: Jangan Dipersulit Itu Hak Orang Miskin!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved