Inner City Maksimalkan Kartu Akses Apartemen untuk Transaksi Non Tunai

Senin, 04 Desember 2017 - 21:31 WIB
Inner City Maksimalkan...
Inner City Maksimalkan Kartu Akses Apartemen untuk Transaksi Non Tunai
A A A
JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para penghuni apartemen, sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Inner City Management (ICM) akan memaksimalkan kartu akses (access card) penghuni apartemen menjadi uang elektronik atau e-money.

Jika selama ini kartu akses penghuni hanya digunakan untuk masuk apartemen saja, nantinya dapat digunakan untuk membayar berbagai keperluan. Seperti membayar transaksi di gerbang tol, bus Transjakarta, kereta api, parkir, ojek dan taksi online, maupun untuk bertransaksi di toko ritel.

"Langkah ini kami lakukan untuk mendukung cashless society, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih kepada para penghuni apartemen yang kami kelola. Bahwa kartu akses yang mereka pegang juga dapat digunakan untuk berbagai macam transaksi," ujar Direktur Utama ICM, Bambang Setiobudi Madja dalam keterangan resmi, Senin (4/12/2017).

Menurut Bambang, dengan mobilitas masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta yang semakin dinamis, maka layanan satu kartu untuk berbagai macam keperluan menjadi sangat penting. Hal ini juga sesuai dengan karakter penghuni apartemen yang lebih mengutamakan kepraktisan.

Untuk merealisasikannya, awal November 2017 kemarin, ICM mulai melakukan uji coba di apartemen Seasons City di Jakarta Barat. Dalam uji coba ini, ICM menggandeng salah satu bank BUMN yang telah memiliki izin dalam menerbitkan e-money.

Operational Manager ICM, Krisdiarto Adi Pranoto menjelaskan, ada sekitar 5.000 kartu yang sudah dibagikan ke penghuni apartemen Seasons City. Jumlah tersebut akan bertambah seiring permintaan kartu di lingkungan apartemen tersebut.

Selain Seasons City, awal tahun depan, ICM juga akan menerapkan konsep serupa di apartemen Gading Nias Residence Jakarta Utara, dan Apartemen Royal Mediterania Garden Residences Jakarta Barat. "Jadi mulai tahun 2018, kami akan menerapkan bertahap ke apartemen-apartemen lain yang kami kelola," kata Krisdiarto.

Seperti diketahui, saat ini ICM mengelola sekitar 50 site apartemen. Dari seluruh site apartemen itu, di dalamnya terdapat lebih dari 150.000 unit apartemen. "Jika satu unit apartemen dihuni minimal dua orang, maka e-money berupa kartu akses yang beredar di lingkungan ICM bisa mencapai 300.000 kartu," ujar Krisdiarto.

Dengan besarnya potensi kartu beredar tersebut, ICM berharap kontribusi terhadap GNNT yang digalakkan pemerintah bisa signifikan. Agar penetrasi dan penggunaan non tunai lebih maksimal, akan ada program reward berupa point dari setiap transaksi yang dilakukan menggunakan kartu. Point tersebut dapat digunakan untuk berbelanja kembali, atau ditukarkan dengan kebutuhan lainnya.

Seluruh tenant toko yang ada di lingkungan apartemen yang dikelola ICM juga akan dilengkapi dengan mesin Electronic Data Capture (EDC) dari bank mitra untuk memudahkan penghuni apartemen dalam bertransaksi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerakan Nasional Non...
Gerakan Nasional Non Tunai
Sri Mulyani Inginnya...
Sri Mulyani Inginnya Wakaf Uang Saat Kebanyakan Masih Properti dan Tanah
Dukung Gerakan Cashless,...
Dukung Gerakan Cashless, Home Credit Hadirkan Alat Pembayaran Non Tunai
Deprindo Perkuat Kontribusi...
Deprindo Perkuat Kontribusi dalam Mendukung Industri Properti Nasional
Hari Properti Nasional...
Hari Properti Nasional Kembali Hadir dengan Konsep Festival
Industri Properti Nasional...
Industri Properti Nasional Terus Menguat di Semester II
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
44 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved