Bangun Pelabuhan, Inalum Gelontorkan Dana Rp810 Miliar

Rabu, 06 Desember 2017 - 06:01 WIB
Bangun Pelabuhan, Inalum...
Bangun Pelabuhan, Inalum Gelontorkan Dana Rp810 Miliar
A A A
KUALA TANJUNG - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum berencana mengembangkan pelabuhan di Kuala Tanjung untuk mengantisipasi peningkatan kapasitas produksi aluminium dan produk hilir. Perusahaan menyiapkan investasi sekitar USD60 juta atau sekitar Rp810 miliar untuk pengembangan pelabuhan tersebut.

"Pengembangan pelabuhan diharapkan dapat dimulai pada semester II/2018 dengan investasi yang sudah kita siapkan," ujar Direktur Inalum Carry F Mumbunan di Kuala Tanjung, Selasa (5/12/2017).

Dia menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi juga akan didukung oleh pembangkit listrik tenaga asir (PLTA) berkapasitas 2X350 megawatt (MW) yang kini tengah dalam proses kajian pembangunan. "Saat ini Inalum memiliki dua dermaga yaitu dermaga A dengan luas 3.800 meter persegi dan dermaga B yang menjorok ke laut sepanjang 2,5 kilometer," katanya.

Nantinya, kedua dermaga ini menjadi tempat mendatangkan berbagai kebutuhan pabrik Inalum seperti bahan baku calcined petroleum coke (CPC) yang didatangkan dari Timur Tengah dan coal tar pitch (CTP) atau bahan untuk proses elektrolisis dalam tungku reduksi pabrik aluminium yang diimpor dari China dan India.

General Umum Inalum Iswadi YS mengatakan pengembangan pelabuhan juga sejalan dengan tingginya barang curah yang masuk untuk keperluan operasional pabrik. Dalam setahun, kata dia, Inalum mendatangkan bahan bakar solar sebanyak 1,2 juta kiloliter (kl), mengimpor alumina sebanyak 450-540 metrik ton dan 1,4 juta ton batu bara.

"Dengan meningkatnya kapasitas produksi Inalum, hampir dipastikan juga diikuti peningkatan kapasitas dermaga," imbuhnya.

Untuk itu tambah Iswadi, selain menambah panjang dermaga, kedalama pelabuhan jug akan ditambah agar bisa disinggahi kapal dengan bobot yang lebih besar untuk keperluan pengiriman produk-produk Inalum dan untuk impor bahan baku. "Saat ini kedalaman laut dermaga Kuala Tanjung berkisar 12 meter, harus dikeruk hingga mencapai 16 meter," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
3 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
4 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
5 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
5 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
5 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved