Target Pajak di Tangan Robert

Senin, 11 Desember 2017 - 10:00 WIB
Target Pajak di Tangan...
Target Pajak di Tangan Robert
A A A
DILANTIK menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak di akhir tahun jelas menjadi berkat tersendiri bagi Robert Pakpahan. Pasalnya, Robert terhindar dari "tudingan" kegagalan mengumpulkan penerimaan pajak di tahun ini. Soalnya, praktis di tahun ini Robert hanya bertugas kurang dari 30 hari kerja. Jelas tak masuk akal kalau kegagalan penerimaan pajak tahun ini diletakkan di pundak Robert.

Nah, penerimaan pajak tahun ini hampir bisa dipastikan tak akan sesuai target yang ditetapkan. Per November kemarin, realisasi penerimaan pajak baru mencapai 78% dari angka yang sudah dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar Rp1.283,6 triliun. "Tahun ini, saya kira penerimaan bisa sampai 90–92%, berarti shortfall (kekurangan) sekitar Rp100 triliun," kata Yustinus Prastowo, pengamat pajak dari CITA, Senin (4/12/2017) pekan lalu.

Robert Pakpahan sendiri tampaknya tak mau gegabah mengungkap penyebab terjadinya shortfall pajak tahun ini. Robert hanya menyatakan akan tetap berbuat yang terbaik dan sedang melakukan evaluasi. "Kami sedang evaluasi, nanti kami periksa akhir tahun. Kan belum tutup tahun," kata Robert, Rabu (6/12/2017) pekan lalu.

Sejatinya, shortfall pajak tahun ini sudah bisa dideteksi jauh-jauh hari, sekitar pertengahan tahun, tepatnya Agustus. Saat itu, penerimaan pajak sudah bisa dibandingkan dengan penerimaan pada 2015 dan 2016 di periode yang sama sehingga polanya sudah terlihat. "Pemerintah pun sebenarnya menyadari, makanya belanja diperkirakan hanya sampai 90% dan defisit 2,7%," kata Yustinus.

Kegagalan pencapaian target pajak tahun ini salah satunya memang tak lepas dari "ulah" pemerintah sendiri. Sejak 2015, pemerintah terlalu percaya diri dalam merancang target penerimaan pajak. "Jadi, targetnya terlalu tinggi. Begitu juga untuk tahun depan karena kenaikannya sampai 10,3% dibanding APBN-P 2017," kata Bhima Yudhistira, ekonom Indef, Senin (4/12/2017) pekan lalu.

Lalu apa langkah yang akan dilakukan Robert Pakpahan di akhir tahun 2017 untuk memaksimalkan penerimaan negara dari sektor pajak? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 41/VI/2017 yang terbit Senin (11/12/2017).

Target Pajak di Tangan Robert


(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Percepat Pemulihan,...
Percepat Pemulihan, Pemerintah Perluas Penerima Insentif Pajak
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
56 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved