Tahun Depan, Jual-Beli Software Via Online Kena Bea Masuk

Senin, 11 Desember 2017 - 19:01 WIB
Tahun Depan, Jual-Beli...
Tahun Depan, Jual-Beli Software Via Online Kena Bea Masuk
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan bahwa mulai tahun depan pemerintah bisa memungut bea masuk dari kegiatan jual-beli barang tak berwujud (intangible goods) dari luar negeri. Hal ini seiring dengan berakhirnya moratorium pengenaan pajak intangible goods oleh World Trade Organization (WTO).

Moratorium pengenaan pajak untuk intangible goods tersebut akan berakhir pada akhir 2017. Artinya, Indonesia akan bisa memungut bea masuk mulai Januari 2018. Adapun barang tak berwujud yang dimaksud adalah seperti perangkat lunak (software) ataupun buku elektronik (electronic books/e-books)

"Begitu Januari itu boleh (kenakan bea masuk untuk intangible goods)," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Menurutnya, pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pun tak perlu melakukan negosiasi kepada WTO lagi untuk mengenakan bea masuk terhadap perangkat lunak. Jika moratorium berakhir, maka pemerintah bisa langsung mengenakan bea masuk terhadap barang tersebut.

"Enggak perlu (lobi WTO). Itu akan berlaku sebagaimana berlaku. Apakah dibawa perdagangan biasa atau. Biar kata pakai e-commerce kan pakai pesawat atau pakai kapal juga," tandasnya.

Sekadar informasi, moratorium dari WTO itu pertama kali dicanangkan pada 20 Mei 1998 dalam Second Ministerial Conference di Jenewa, Swiss. Konferensi ini kembali dijadwalkan berlangsung pada 10-13 Desember 2017 di Argentina.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
23 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
39 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved