Rupiah Melemah, IHSG Siang Ini Hanya Menguat Tipis

Selasa, 12 Desember 2017 - 12:51 WIB
Rupiah Melemah, IHSG...
Rupiah Melemah, IHSG Siang Ini Hanya Menguat Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah siang hari ini semakin melemah saat menghadapi dolar Amerika Serikat (USD) setelah tadi pagi dibuka di zona merah. Kondisi mata uang Garuda hingga sesi I hari ini saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya menguat tipis.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.557/USD atau menguat tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.552/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.546-Rp13.563/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.550/USD atau stabil dari posisi penutupan kemarin dengan kisaran level Rp13.538-Rp13.550/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada di level Rp13.552/USD atau masih lebih baik dari penutupan kemarin yang ditutup di level Rp13.565/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.550/USD atau lebih buruk dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.546/USD.

Di sisi lain, IHSG siang ini masih menguat, meski semakin menipis dengan naik hanya 0,83 poin setara 0,01% ke level 6.027,46 setelah tadi pagi pasar saham dalam negeri dibuka menguat 11,44 poin atau setara 0,19% ke posisi 6.038,07. Akhir pekan kemarin IHSG ditutup ke level 6.026,63 dengan melemah 4,33 poin setara dengan 0,07%.

Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas berada di jalur positif dengan sektor pertambangan dan industri menjadi pendorong tertinggi dengan masing-masing menguat 1,25% dan 1,11%. Sementara, sektor yang melemah terdalam yaitu perdagangan yang melemah 0,71%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,91 miliar dengan 4,24 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp488,03 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,07 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp587,34 miliar. Tercatat 134 saham naik, 183 saham turun dan 121 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
BPS: Inflasi Mei 2022...
BPS: Inflasi Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
47 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved