Perluas Keanggotaan, BPJS TK Sebar 5 Agen Perisai di Tiap Kota
Sabtu, 16 Desember 2017 - 22:05 WIB
Perluas Keanggotaan, BPJS TK Sebar 5 Agen Perisai di Tiap Kota
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Untuk menambah keanggotaannya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) telah menyebar lima agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) di tiap kota.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menjelaskan, agen Perisai ini dilatih khusus bagaimana mengoperasikan sistem aplikasi berbasis teknologi digital. Sehingga cakupannya jauh lebih luas dan lebih mudah.
"Agen Perisai ini harus ada komunitasnya, yang kita sebut kantor Perisai. Kantor Perisai ini minimal terdiri dari 5 agen, mereka akan kita didik, kita latih, kita training, kita sertifikasi, kita berikan izin, kemudian kita berikan aplikasi. Mereka ada di setiap kota, tapi kita batasi dulu sampai akhir tahun ini, nanti kita lanjutkan lagi," jelasnya pada perayaan 40 Jam Bersama BPJS Ketenagakerjaan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (15/12/2017) malam.
Agus melanjutkan, tantangan layanan publik yang masih dirasakan hingga kini adalah kompleksitas luas wilayah Indonesia. Ditengarai, kondisi itulah yang membuat kepesertaan BPJS TK tidak maksimal.
"Ini kita implementasikan tiga minggu yang lalu, jadi di pertengahan November. Ini akan kita sosialisasikan, edukasi tentang pembayaran iuran dengan aplikasi berbasis smartphone dan ditangani secara digital. Semua proses ditangani secara digital, sistemnya otomatis, tidak perlu lagi kertas," imbuhnya.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menjelaskan, agen Perisai ini dilatih khusus bagaimana mengoperasikan sistem aplikasi berbasis teknologi digital. Sehingga cakupannya jauh lebih luas dan lebih mudah.
"Agen Perisai ini harus ada komunitasnya, yang kita sebut kantor Perisai. Kantor Perisai ini minimal terdiri dari 5 agen, mereka akan kita didik, kita latih, kita training, kita sertifikasi, kita berikan izin, kemudian kita berikan aplikasi. Mereka ada di setiap kota, tapi kita batasi dulu sampai akhir tahun ini, nanti kita lanjutkan lagi," jelasnya pada perayaan 40 Jam Bersama BPJS Ketenagakerjaan di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (15/12/2017) malam.
Agus melanjutkan, tantangan layanan publik yang masih dirasakan hingga kini adalah kompleksitas luas wilayah Indonesia. Ditengarai, kondisi itulah yang membuat kepesertaan BPJS TK tidak maksimal.
"Ini kita implementasikan tiga minggu yang lalu, jadi di pertengahan November. Ini akan kita sosialisasikan, edukasi tentang pembayaran iuran dengan aplikasi berbasis smartphone dan ditangani secara digital. Semua proses ditangani secara digital, sistemnya otomatis, tidak perlu lagi kertas," imbuhnya.
(ven)
Lihat Juga :