2.000 Pekerja di Tomohon Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 20 Desember 2017 - 01:13 WIB
2.000 Pekerja di Tomohon...
2.000 Pekerja di Tomohon Tercover BPJS Ketenagakerjaan
A A A
TOMOHON - Gerakan Nasional Lingkaran Program Diakonia BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) mendapat sambutan positif dari ribuan pekerja rentan di Tomohon. Sebanyak 2.000 pekerja rentan di Kota Tomohon pun tercover BPJS Ketenagakerjaan.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Harold Lolowang menyatakan Gerakan Nasional Lingkaran yang merupakan program BPJS Ketenagakerjaan, begitu penting dan sangat mendasar karena menyangkut kepedulian terhadap pekerja rentan. "Pekerja rentan adalah pekerja yang bukan penerima upah secara tetap atau pekerja yang tidak secara rutin menerima gaji setiap bulan," jelasnya, Selasa (19/12/2017).

Harold menjelaskan, pekerja rentan tersebut belum mampu menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri karena keterbatasan penghasilan. Para pekerja ini sangat rentan terhadap kemunduran ekonomi jika mengalami risiko, seperti kecelakaan saat bekerja atau pun meninggal dunia. Diharapkan dengan kegiatan ini, semua lapisan masyarakat pekerja, baik itu formal dan informal dapat saling bahu-membahu mewujudkan sistem jaringan sosial di Indonesia.

"Gerakan ini merupakan gerakan pertama kali yang ada di Indonesia dan dimulai dari Kota Tomohon," ujarnya. Gerakan ini juga sejalan dengan Nawacita yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Hal ini dimulai pejabat pemerintah yang membackup lima pekerja rentan yang bukan penerima upah.

"Diakonia itu berasal dari bahasa Yunani yang artinya pelayan. Sebagai seorang pejabat wajib melayani masyarakat dan salah satunya adalah berdiakonia untuk pekerja rentan," katanya. Kegiatan ini akan menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Sulut bahkan secara nasional.

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Sudirman Simamora, menyatakan jaminan sosial berawal dari niat mulia untuk melindungi para pekerja dan keluarganya dari risiko-risiko sosial yang dihadapi mereka yakni kecelakaan kerja, hari tua dan kematian.

"BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan mandat melindungi seluruh pekerja di Indonesia, baik dari sektor pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah. Jadi melindungai program kesehatan nasional bagi seluruh warga negara Indonesia," katanya.

Saat ini terdapat kurang lebih 87 juta warga Indonesia yang merupakan angkatan kerja dan menjadi potensi kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan kepada 42 juta pekerja di Indonesia, dimana 24 juta terhitung sebagai peserta aktif yang membayar iuran.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Lampus menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap BPJS Ketenagakerjaan atas peluncuran program tersebut. "Masalah ketenagakerjaan menjadi fokus pemerintah dalam rangka menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Sulut," tukasnya.

Program diakonia tersebut harus didukung karena akan memberikan jaminan sosial bagi tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat. Dan isu sentral sektor ketenagakerja Sulut antara lain, masih terdapatnya 6,12% penduduk yang menganggur. Belum maksimalnya kualitas sumber daya manusia, baik yang akan memasuki dunia kerja maupun yang telah bekerja.

Selain itu, belum meratanya kesejahteraan dan belum optimalnya cakupan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Sulut. "Pemerintah terus melakukan berbagai upaya strategis untuk menjembatani para pekerja dengan berbagai pihak yang berkepentingan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemda Sulawesi Utara...
Pemda Sulawesi Utara Lindungi 180.000 Pekerja dengan Program BPJS Ketenagakerjaan
Pemprov Sulawesi Utara...
Pemprov Sulawesi Utara Sabet Paritrana Award 2019
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Rayakan HUT ke-45, BPJS...
Rayakan HUT ke-45, BPJS Ketenagakerjaan Berkomitmen Meningkat Kesejahteraan Pekerja RI
Hadiri HUT BPJS Ketenagakerjaan...
Hadiri HUT BPJS Ketenagakerjaan ke-45, HT: Makin Profesional, Makin Melayani
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan,...
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Pemprov Sulsel Optimistis Tingkatkan Ekonomi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved