Pantau Pasokan dan Harga Jelang Natal, Rakor Pangan Digelar

Rabu, 20 Desember 2017 - 08:59 WIB
Pantau Pasokan dan Harga...
Pantau Pasokan dan Harga Jelang Natal, Rakor Pangan Digelar
A A A
TERNATE - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar Rakor Pangan di Kantor Bank Indonesia, untuk memantau ketersediaan dan mengendalikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, dalam sambutannya mengatakan, pasokan pangan aman apabila masalah distribusi teratasi.

Untuk itu pemerintah memberi bantuan 10 truk dan Gudang Pangan kepada 5 kabupaten di Maluku Utara. "Target kita sampai tahun 2019 adalah 50 truk diserahkan kepada Pemerintah Daerah, sehingga membantu menyalurkan hasil pertanian masyarakat," papar Gubernur dalam keterangan resmi, Rabu (20/12/2017).

Lebih lanjut Ia mengungkapkan harapannya, masyarakat dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan pangan dengan harga stabil. Secara umum, pasokan pangan pokok dan strategis, seperti beras, jagung, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, bawang merah, cabai merah, daging sapi dan daging ayam ditegaskan Kepala Dinas Pangan, Syaiful Turuy dalam kondisi Aman

Hal senada disampaikan Kepala Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi yang menerangkan bahwa pasokan dan harga pangan di Maluku Utara Stabil. “Saya harap Maluku Utara bisa menjadi barometer nasional untuk pasokan dan harga pangan yang stabil," jelas Agung

“Melihat kondisi geografis yang terdiri 800 pulau, apabila Maluku Utara bisa menjaga stabilitas pasokan dan harga, maka daerah lain pun bisa, apalagi Pulau Jawa," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa stabilnya pasokan dan harga di Maluku Utara adalah hasil dari sinergi yang luar biasa antara satgas pangan, pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Salah satunya adalah kebijakan mengeluarkan 50% stok barang yang masih ada di gudang untuk disalurkan kepada distributor dan pengecer, sehingga harga bisa dikendalikan.

Sementara Kepala perwakilan Bank Indonesia Dwi Tugas Waluyanto menyampaikan, harga stabil yang terlihat dari angka inflasi sampai November yaitu 0,68% jauh di bawah rata-rata angka inflasi year to year Nasional sebesar 3,30%.

Menurut Dwi, ada tiga hal yang mempengaruhi inflasi yaitu produksi, distribusi dan ekspektasi/psikologis masyarakat. Mengingat bahwa wilayah Maluku adalah kepulauan, maka swasembada menjadi harga mati untuk menjamin stabilitas pasokan dan harga pangan.

Guna memperlancar distribusi, visi cinta dari Gubernur Maluku Utara adalah pembangunan infrastruktur jalan untuk angkutan umum dan pangan. Kemudian adanya satgas pangan bisa mempengaruhi ekspektasi/psikologis masyarakat, salah satunya melalui pengecekan gudang dan harga di pasar.

Pada Rakor Pangan Maluku Utara, Gubernur juga secara simbolis menyerahkan 10 mobil angkutan pangan dan gudang pangan kepada Bupati kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur dan Halmahera Selatan.

Mobil angkutan pangan dimaksudkan untuk meminimalisir biaya angkut melalui subsidi biaya angkut bahan bakar dan sopir, sementara gudang pangan ditujukan sebagai penampung (hub/transit) komoditas pangan sebelum dipasarkan.

Sebagai upaya nyata untuk pengamanan stabilitas pasokan dan harga pangan, pada hari Rabu (20-12) akan dilakukan pemantauan langsung ke pasar Hiegenis oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Maluku Utara dan BKP-Kementan. Selain itu, Bazaar pangan murah akan digelar di Lapangan Parkir Gedung Dhuafa Center.

Komoditas yang disediakan dalam Bazaar pangan murah tersebut antara lain beras premium, beras TTI, beras BULOG, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, dan bawang putih.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Hadapi Krisis Pangan,...
Hadapi Krisis Pangan, NKV: Tema Hari Pangan Sedunia Jangan Jadi Jargon Semata
Urgensi Regenerasi Sektor...
Urgensi Regenerasi Sektor Pertanian
Penghargaan IRRI Bisa...
Penghargaan IRRI Bisa Jadi Penyemangat Pertanian Indonesia
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
Penyuluh Kunci Sukses...
Penyuluh Kunci Sukses Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved