Koreksi IHSG Hari Ini Diperkirakan Terbatas
Kamis, 21 Desember 2017 - 08:03 WIB
Koreksi IHSG Hari Ini Diperkirakan Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak kembali terkoreksi terbatas dengan range pergerakan pada level 6.058-6.128.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal terkoreksi wajar setelah menguat secara signfikan pada perdagangan sebelumnya ke level tertinggi.
"Pola candlestick membentuk pola key reversal pattern dengan indikasi melakukan pengujian level MA20. Indikator Stochastic dead-cross pada area overbought dengan momentum RSI yang berpola bearish reversal momentum menguatkan adanya pelemahan lebih lanjut pada perdagangan selanjutnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup melemah 58,18 poin sejak awal sesi perdagangan di level 6.109,48 turun dari level tertinggi. Aksi profit taking pasca penguatan yang signifikan pada perdagangan sebelumnya menjadi triger negatif pergerakan IHSG. Indeks pertanian, aneka industri industri dan industri dasar memimpin pelemahan.
"Terus turunnya trend permintaan CPO menjadi dalang pesimisme investor pada sektor pertanian dengan saham AALI dan LSIP melemah sekitar 3%. Di saat investor domestik melakukan aksi jual investor asing justru tercatat net buy Rp423,35 miliar di tengah trend aksi jual investor asing sejak bulan lalu," tuturnya.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal terkoreksi wajar setelah menguat secara signfikan pada perdagangan sebelumnya ke level tertinggi.
"Pola candlestick membentuk pola key reversal pattern dengan indikasi melakukan pengujian level MA20. Indikator Stochastic dead-cross pada area overbought dengan momentum RSI yang berpola bearish reversal momentum menguatkan adanya pelemahan lebih lanjut pada perdagangan selanjutnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup melemah 58,18 poin sejak awal sesi perdagangan di level 6.109,48 turun dari level tertinggi. Aksi profit taking pasca penguatan yang signifikan pada perdagangan sebelumnya menjadi triger negatif pergerakan IHSG. Indeks pertanian, aneka industri industri dan industri dasar memimpin pelemahan.
"Terus turunnya trend permintaan CPO menjadi dalang pesimisme investor pada sektor pertanian dengan saham AALI dan LSIP melemah sekitar 3%. Di saat investor domestik melakukan aksi jual investor asing justru tercatat net buy Rp423,35 miliar di tengah trend aksi jual investor asing sejak bulan lalu," tuturnya.
(izz)
Lihat Juga :