Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Saat USD Bergerak Defensif

Kamis, 28 Desember 2017 - 10:09 WIB
Rupiah Hari Ini Menguat...
Rupiah Hari Ini Menguat Tipis Saat USD Bergerak Defensif
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka berhasil menguat meski tidak terlalu tinggi dibanding penutupan kemarin. Kondisi rupiah ini di tengah USD yang defensif.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.56o/USD atau naik tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.562/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp13.558/USD atau menguat dari posisi kemarin di level Rp13.561/USD. Namun, pada pukul 10.05 WIB semakin mengaut ke level Rp13.554/USD dengan kisaran level Rp13.552-Rp13.561/USD.

Data SINDOnews dikutip dari Limas, rupiah pagi ini berada di level Rp13.560/USD. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.580/USD.

Sementara, rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, pada pukul 10.06 WIB berada di level Rp13.553/USD atau lebih baik dari sebelumnya yang berada di level RP13.559/USD dengan kisaran level Rp13.551-Rp13.560/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, Kamis (28/12/2017), USD defensif menghadapi penurunan yield obligasi pemerintah AS. Sementara, mata uang terkait komoditas didukung kenaikan harga logam dan minyak pekan ini.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama bertahan di level 92.980, merosot mendekati posisi 92,956, tingkat terlemahnya sejak 1 Desember.

"Hasil imbal obligasi telah mundur dari puncaknya dan USD diperdagangkan melemah," kata Satoshi Okagawa, analis dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Singapura.

Hasil Treasury AS tahun lalu 2,42%, setelah turun dari level tertinggi dalam sembilan bulan sebesar 2,504% pada pekan lalu. Hasil imbal 10 tahun AS telah tergelincir pada Rabu karena investor membiayai kembali portofolio sebelum akhir tahun.

Euro terhadap USD naik tipis 0,1% menjadi 1,1902, setelah menyentuh level tertinggi dalam 3,5 pekan di posisi 1,1911 yang terjadi kemarin.

USD terhadap juga melemah 0,2% menjadi 113,19 yen, berada di bawah level tertinggi dalam empat pekan di level 113,75. Mata uang eksportir komoditas tetap menguat, setelah kenaikan harga minyak pekan ini tertainggi dalam 2,5 tahun dan lonjakan harga tembaga ke level tertinggi dalam empat tahun.

Dolar Australia terhadap USD menyentuh level tertinggi dalam dua bulan baru di posisi 0,7780 setelah naik 0,8% selama pekan ini. Dolar Kanada bertahan di level 1.2639.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
50 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved