IHSG Nyaris Tembus Level 6.300, Rupiah Sesi I Makin Menguat

Kamis, 28 Desember 2017 - 12:33 WIB
IHSG Nyaris Tembus Level...
IHSG Nyaris Tembus Level 6.300, Rupiah Sesi I Makin Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah siang hari ini bergerak di jalur positif dari posisi sebelumnya setelah tadi pagi naik tipis. Menguatnya mata uang Garuda siang ini di tengah semakin perkasanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hampir menembus level Rp6.300.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.554/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.561/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran level Rp13.550-Rp13.561/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.558/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan sebelumnya pada level Rp13.559/USD dengan kisaran level Rp13.551-Rp13.560/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada pada level Rp13.558/USD atau membaik dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.580/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan pada level Rp13.560/USD atau naik tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.562/USD.

Di sisi lain, IHSG siang hari ini terus melaju kencang dengan menambah tambahan sebesar 14,91 poin setara 0,24% ke level 6.292,07 setelah tadi pagi dibuka ke level 6.281,58 atau menguat 4,42 poin setara 0,07%. Bursa saham Tanah Air pada penutupan kemarin ditutup meroket 56,15 poin setara 0,90% ke level 6.277,17.

Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor keuangan menjadi penguat tertinggi sebesar 0,89% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri yang melemah 0,47%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,59 miliar dengan 9,98 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp856,01 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,27 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,41 triliun. Tercatat 167 saham naik, 152 saham turun dan 135 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Dia Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
BPS: Inflasi Mei 2022...
BPS: Inflasi Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
27 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
43 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved