AS Hengkang, Inggris Jajaki Peluang Gabung Perjanjian Dagang TPP

Kamis, 04 Januari 2018 - 00:09 WIB
AS Hengkang, Inggris...
AS Hengkang, Inggris Jajaki Peluang Gabung Perjanjian Dagang TPP
A A A
LONDON - Inggris dilaporkan tengah menjajaki peluang bergabung dalam perjanjian dagang Trans Kemitraan Pasifik (TPP), sebagai bagian dari upaya untuk memetakan perdagangan di masa depan setelah Brexit. Seperti diketahui Inggris masih menjalani negosiasi terkait skema perdagangan, usai memutuskan keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE) alias Brexit.

Setelah keluarnya Amerika Serikat (AS) dari perjanjian dagang TPP, tak berselang lama setelah Donald Trump memimpin Gedung Putih. Kini mencuat spekulasi bahwa Inggris tertarik menggantikan posisi AS di perjanjian dagang Trans Kemitraan Pasifik (TPP). Pemerintah Inggris belum memberikan konfirmasi, tetapi menerangkan belum ada pembicaraan untuk bergabung dengan blok-blok tersebut.

Beberapa ahli perdagangan berpendapat Inggris tidak mungkin mendapatkan kesepakatan, bahkan apabila benar terjadi dinilai tidak akan banyak berpengaruh. Sementara dikutip dari Reuters, Rabu (3/1/2018) surat kabar the Financial Times mengungkapkan apabila Inggris sudah memulai pembicaraan informal tentang bergabung bersama blok dalam upaya meningkatkan ekspor pasca Brexit.

Meskipun Amerika Serikat telah menarik keluar dari perjanjian dagang tersebut hampir setahun lalu, negara-negara lain yang tergabung dalam TPP menegaskan bakal terus maju dengan rencana baru kelompok perdagangan Pasifik itu. Sejauh ini TPP melibatkan hanya negara-negara sekitar Kepulauan Pasifik seperti Jepang, Kanada dan Meksiko.

Namun Menteri Perdagangan Inggris Greg Hands mengatakan tidak ada batasan geografis yang mencegah partisipasi Inggris Raya. "Tidak ada yang dikecualikan terkait hal ini. Dengan jenis hubungan plurilateral, tidak harus ada pembatasan geografis," jelasnya kepada Financial Times. Aturan Uni Eropa menyatakan bahwa Britania tidak sepakat dengan penawaran dagang baru sebelum meninggalkan blok pada Maret 2019.

Surat kabar mengutip seorang pejabat dari negara TPP menerangkan tidak akan dalam waktu dekat mendiskusikan aksesi Inggris sebelum kesepakatan Brexit. Sebagai informasi sisa anggota TPP kini berjumlah 11 negara yakni Kanada, Australia, Chili, Selandia Baru, Brunei, Singapura, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru dan Vietnam yang telah menekankan bakal terus berjalan tanpa AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek Olefin TPPI Punya...
Proyek Olefin TPPI Punya Dampak Ekonomi Besar, Bikin Sehat Neraca Dagang
Bersama Jo Hyundai,...
Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
Mencari Partnership...
Mencari Partnership Proyek Bandara
Proses Lelang Kilang...
Proses Lelang Kilang Olefin Siap Ditelusuri Oleh BPK
CERI Soroti Kompetensi...
CERI Soroti Kompetensi Bidder Proyek Olefin TPPI di Tuban
Pak Ahok, Ada yang Minta...
Pak Ahok, Ada yang Minta Tolong Usut Kejanggalan Tender Kilang Olefin Nih
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
43 menit yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
2 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
4 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved