Kemendag Bentuk Tim Pengawasan Operasi Pasar Beras 2018

Selasa, 09 Januari 2018 - 14:45 WIB
Kemendag Bentuk Tim...
Kemendag Bentuk Tim Pengawasan Operasi Pasar Beras 2018
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) membentuk Tim Pengawasan Operasi Pasar (OP) Beras Tahun 2018 untuk memantau ketersedian pasokan dan stabilitas harga beras medium. Tim Pengawasan OP ini akan bertugas dalam dua tahap, yakni pertama dimulai pada 8-31 Januari 2018 dan tahap kedua pada 1 Februari-31 Maret 2018.

"Pembentukan Tim Pengawasan OP ini dimaksudkan untuk mengawal pelaksanaan operasi pasar beras medium oleh Badan Usaha Logistik (Bulog) bersama Dinas Perdagangan dan Satuan Petugas (Satgas) Pangan di seluruh Indonesia," jelas Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Tim Pengawas OP ini, lanjut Mendag, beranggotakan para staf unit eselon I di lingkungan Kemendag yang akan bermitra dengan Satuan Petugas (Satgas) Pangan, 26 Divre/101 SubDivre Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan di 101 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi, serta para pelaku usaha termasuk distributor beras dan pedagang beras di pasar eceran di 101 Kabupaten/Kota. Sementara lokasi pengawasan OP mencakup 26 Divisi Regional (Divre), 101 SubDivre, dan 198 lokasi pasar.

Tim Pengawasan OP bersama mitra kerjanya akan memastikan pasokan OP beras medium oleh Divre/SubDivre Bulog ke Distributor/Pedagang Besar sampai ke tangan pedagang di pasar pantauan BPS dengan cukup dan lancar tanpa kendala.

Selain itu, juga memastikan tersedianya stok beras medium di gudang Bulog, gudang distributor pada lokasi Divre/SubDivre Bulog, serta memastikan agar OP beras medium dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan harga dan inflasi di bulan Januari-Maret 2018. Tim juga akan memastikan terlaksananya penjualan beras medium tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) di wilayahnya yang mengacu pada Permendag Nomor 57/MDAG/PER/8/2017.

Untuk diketahui, di wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, HET beras medium ditetapkan sebesar Rp9.450/kg. Sedangkan di wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur, HET beras medium sebesar Rp9.950/kg. Sementara di Maluku dan Papua, HET beras medium sebesar Rp10.250/kg.

"Dengan pembentukan Tim Pengawas OP Beras diharapkan beras medium dapat didistribusikan melalui OP oleh Bulog dalam jaringan penjualan sampai ke tingkat eceran sebagai tambahan volume penjualan, sehingga
masyarakat dapat memperoleh beras medium dengan harga yang wajar dan terjangkau sesuai HET yang ditetapkan. Langkah ini juga dilakukan karena beras merupakan komoditas yang memberikan andil terhadap
inflasi," papar Mendag.

Kemendag juga telah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan beras medium dengan menggunakan cadangan beras pemerintah yang dilakukan Perum Bulog di masing-masing daerah.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akui Harga Beras Naik,...
Akui Harga Beras Naik, Kemendag: Cuma Rp100 per Kg kok
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan Izin Impor Beras 3,6 juta Ton di 2024, Naik dari Tahun Sebelumnya
Harga Beras Premium...
Harga Beras Premium Masih Tinggi, Kemendag-Bulog Gencarkan Operasi Pasar
Soal Impor Beras, Mendag:...
Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog
Jual Beras Bulog di...
Jual Beras Bulog di Atas Rp9.400 per Kg Bakal Dipidana
Beras Langka di Pasar...
Beras Langka di Pasar Ritel Modern, Bos Bulog Bilang Begini
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
45 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved