Pemerintah Terbitkan Izin Impor Beras 3,6 juta Ton di 2024, Naik dari Tahun Sebelumnya
Senin, 04 Maret 2024 - 11:53 WIB
loading...
Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan izin impor beras 3,6 juta ton untuk tahun 2024, atau meningkat dari 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) telah menerbitkan izin impor beras 3,6 juta ton untuk tahun 2024, atau meningkat dari 2023 yang tercatat 3,5 juta ton. Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim menjelaskan izin impor tersebut diberikan sebagai penugasan kepada Perum Bulog untuk meningakat cadangan beras sehingga ke depan mampu mengantisipasi apabila ada lonjakan harga.
"Kami sudah menerbitkan persetujuan impor, pertama 2 juta ton tahun 2024, dan ada tambahan 1,6 juta ton persetujuan impor sudah diterbitkan," ujar Isy Karim dalam Rapat Koordinasi Pengamanan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idulfitri 2024 di Jakarta, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: Harga Beras Terus Melambung, Wapres: Kita Ikuti Saja
Lebih lanjut, Isy Karim menjelaskan, hingga saat ini realisasi impor beras sudah mencapai 600 ribu ton, tercatat sejak Januari - Februari 2024 lalu. Ke depan akan bertambah seiring dengan kuota impor 3,6 juta ton yang sudah diberikan kepada pemerintah.
"Dari laporan perum Bulog, realisasinya sudah lebih dari 500 ribu ton pada triwulan pertama ini," sambungnya.
"Kami sudah menerbitkan persetujuan impor, pertama 2 juta ton tahun 2024, dan ada tambahan 1,6 juta ton persetujuan impor sudah diterbitkan," ujar Isy Karim dalam Rapat Koordinasi Pengamanan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idulfitri 2024 di Jakarta, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: Harga Beras Terus Melambung, Wapres: Kita Ikuti Saja
Lebih lanjut, Isy Karim menjelaskan, hingga saat ini realisasi impor beras sudah mencapai 600 ribu ton, tercatat sejak Januari - Februari 2024 lalu. Ke depan akan bertambah seiring dengan kuota impor 3,6 juta ton yang sudah diberikan kepada pemerintah.
"Dari laporan perum Bulog, realisasinya sudah lebih dari 500 ribu ton pada triwulan pertama ini," sambungnya.
Lihat Juga :