Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sejak 2003

Sabtu, 13 Januari 2018 - 08:57 WIB
Wall Street Cetak Rekor...
Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sejak 2003
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street naik ke rekor tertinggi pada hari Jumat waktu setempat, usai beberapa perusahaan keuangan utama di Negeri Paman Sam melaporkan hasil kuartalan yang kuat. Melansir CNBC, Sabtu (13/1/2018), indeks Dow Jones naik 228,46 poin menjadi 25.803,19, tertinggi sepanjang masa, dengan saham JP Morgan Chase naik 1,7%.

Indeks S&P 500 juga mencapai rekor tertinggi, naik 0,7% menjadi 2.786,24, dimana saham energi dan konsumen mencatat kinerja terbaik. Saham energi mendapat dorongan dari kenaikan harga minyak. Indeks ini menikmati 10 hari terbaik sejak tahun 2003. Pada periode tersebut, S&P 500 naik 4,2%. Kali ini naik 5,9% selama 10 hari pertama.

Sementara itu, indeks Nasdaq berakhir lebih tinggi 0,7% menjadi 7.261,06. Saham Amazon naik 2,2% dan menembus di atas USD1.300 untuk pertama kalinya. Dan saham-saham perusahaan keuangan lainnya, selain JP Morgan Chase, yaitu BlackRock dan Wells Fargo juga melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Kenaikan saham di awal 2018 ini merupakan kelanjutan dari akhir tahun 2017. Sepanjang tahun 2018 ini, indeks S&P 500 dan Nasdaq baru sekali ditutup lebih rendah, sedangkan Dow Jones telah dua kali jatuh. Alhasil, di tahun 2018 sampai perdagangan akhir Jumat lalu, Wall Street telah naik 3,5%.

Untuk pekan ini, S&P 500 dan Nasdaq telah membukukan kenaikan sekitar 1,6%, dan Dow Jones pekan ini sudah menguat 2%, salah satunya didorong oleh melonjaknya saham Boeing sebesar 8,9%. "Pasar sekarang sedang mengalami pertumbuhan," kata Sandip Bhagat, kepala investasi di Whittier Trust. Dan reli Wall Street ini juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang kian meningkat.

Data terakhir menunjukkan bahwa ekonomi AS mulai meningkat. Departemen Tenaga Kerja mengatakan Indeks Harga Konsumennya tidak termasuk komponen makanan dan energi yang bergejolak naik 0,3% bulan lalu. Imbal hasil Treasury mencatat hasil positif, dengan turun di atas 2% untuk pertama kalinya sejak September 2008.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
26 menit yang lalu
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
1 jam yang lalu
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
2 jam yang lalu
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
3 jam yang lalu
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
4 jam yang lalu
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
13 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved