Infrastruktur Penerbangan di Papua Makin Maju

Sabtu, 13 Januari 2018 - 19:37 WIB
Infrastruktur Penerbangan...
Infrastruktur Penerbangan di Papua Makin Maju
A A A
JAKARTA - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso mengisahkan, bahwa dahulu wilayah Papua dan Papua Barat merupakan rantai terlemah dari penerbangan Indonesia. Hal ini dikarenakan letaknya yang jauh dari kantor pusat di Jakarta.

Sehingga, menurut Agus, pengawasannya tidak berjalan dengan maksimal dibarengi dengan pelanggaran dari operator yang ingin jalan pintas dalam pemuatan barang maupun operasi pesawatnya.

"Namun sekarang hal tersebut tidak akan ada lagi. Kita sekarang sedang melakukan pembangunan besar-besaran di wilayah Papua, termasuk dalam hal penerbangan," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Agus menjelaskan, pihaknya sedang meningkatkan teknologi, sumber daya manusia, teknis operasional dan lainnya sehingga wilayah Papua dan Papua Barat menjadi sama dan sejajar dengan wilayah lain di Indonesia. "Ini melalui program Trans Udara Papua yang akhir pekan ini baru saja dilaunching," katanya.

Sementara itu, Direktur KPPU Muzzafar Ismail menyatakan bahwa kegiatan hari ini salah satunya untuk persiapan menghadapi assesment Uni Eropa pada 12-21 Maret 2018 nanti. Uni Eropa rencananya akan melakukan assesment penerbangan di Papua serta beberapa maskapai yaitu Sriwijaya Air, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Indonesia AirAsia X dan Spirit Aviation Sentosa (SAS).

"Namun tidak menutup kemungkinan maskapai lain juga akan diperiksa. Jadi kita harus mempersiapkan diri sehingga kita benar-benar siap dan hasil assesment-nya positif dan mampu membuka larangan terbang (ban) Uni Eropa terhadap Indonesia," pungkas Muzzafar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Kemenhub Punya Dirjen...
Kemenhub Punya Dirjen Perhubungan Darat Baru, Menhub Ungkap Alasan Pergantian
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
49 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved