IHSG Dibuka Cetak Rekor Lagi Saat Bursa Asia Mayoritas Naik
Jum'at, 19 Januari 2018 - 09:17 WIB
IHSG Dibuka Cetak Rekor Lagi Saat Bursa Asia Mayoritas Naik
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini kembali menguat setelah pada penutupan kemarin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. IHSG sesi pagi tercatat menguat 10,94 poin setara 0,17% ke level 6.483,61 saat bursa saham Asia mayoritas berada di zona hijau.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup kembali menguat bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan mendapat tambahan sebesar 28,15 poin setara 0,44% ke level 6.472,67.
Sektor dalam negeri hampir semuanya berada ndi zona hijau, hanya sektor perdagangan yang melemah sebesar 0,11%. Sementara, sektor lainnya tercatat menguat dengan sektor konsumer yang menguat tertinggi sebesar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp26 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,01 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp15,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp18,62 miliar. Tercatat 19 saham naik, 3 saham turun dan 22 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp83.800, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp100 menjadi Rp11.175, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp50 menjadi Rp22.625.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp200 menjadi Rp37.000, san PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp10 menjadi Rp2.190.
Seperti dikutip dari CNBC, bursa saham Asia mayoritas menguat meskipun indeks saham Australia melemah. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,22% pada awal perdagangan.
Saham produsen mobil dan keuangan sebagian besar lebih tinggi. Saham Mitsubishi Motors naik 1,29%, mengungguli saham automotif utama lainnya, dengan saham Toyota naik 0,12% dan di antara sektor teknologi seperti saham Nintendo naik 2,5%, memperluas keuntungan menyusul peluncuran aksesoris Nintendo Switch terbarunya.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,17% dngan produsen mobil berada di wilayah positif, meski sektor teknologi dan manufaktur mixed. Saham Samsung Electronics naik 0,36% pada awal perdagangan sementara saingannya, saham SK Hynix melemah 0,27%.
Di sisi lain, bursa saham Austrlia, Indeks S&P/ASX 200 sedikit berubah, diperdagangkan melemah 0,06%. Saham pertambangan utama lebih rendah dengan saham Rio Tinto turun 0,63% dan BHP turun 0,06%.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup kembali menguat bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan mendapat tambahan sebesar 28,15 poin setara 0,44% ke level 6.472,67.
Sektor dalam negeri hampir semuanya berada ndi zona hijau, hanya sektor perdagangan yang melemah sebesar 0,11%. Sementara, sektor lainnya tercatat menguat dengan sektor konsumer yang menguat tertinggi sebesar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp26 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,01 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp15,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp18,62 miliar. Tercatat 19 saham naik, 3 saham turun dan 22 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp200 menjadi Rp83.800, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp100 menjadi Rp11.175, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp50 menjadi Rp22.625.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp200 menjadi Rp37.000, san PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp10 menjadi Rp2.190.
Seperti dikutip dari CNBC, bursa saham Asia mayoritas menguat meskipun indeks saham Australia melemah. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,22% pada awal perdagangan.
Saham produsen mobil dan keuangan sebagian besar lebih tinggi. Saham Mitsubishi Motors naik 1,29%, mengungguli saham automotif utama lainnya, dengan saham Toyota naik 0,12% dan di antara sektor teknologi seperti saham Nintendo naik 2,5%, memperluas keuntungan menyusul peluncuran aksesoris Nintendo Switch terbarunya.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,17% dngan produsen mobil berada di wilayah positif, meski sektor teknologi dan manufaktur mixed. Saham Samsung Electronics naik 0,36% pada awal perdagangan sementara saingannya, saham SK Hynix melemah 0,27%.
Di sisi lain, bursa saham Austrlia, Indeks S&P/ASX 200 sedikit berubah, diperdagangkan melemah 0,06%. Saham pertambangan utama lebih rendah dengan saham Rio Tinto turun 0,63% dan BHP turun 0,06%.
(izz)
Lihat Juga :