Beras Impor Ditolak Masuk ke Kota Lamongan

Rabu, 24 Januari 2018 - 00:12 WIB
Beras Impor Ditolak...
Beras Impor Ditolak Masuk ke Kota Lamongan
A A A
LAMONGAN - Beras impor mendapatkan penolakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk masuk ke Kota Soto tersebut. Pasalnya kehadiran beras impor dinilai bakal merusak harga beras dari panen lokal, ketika hasil panen mencukupi kebutuhan beras di Lamongan.

Bupati Lamongan Fadeli mengatakan, penolakan beras impor masuk Lamongan itu bukan hanya gagah-gagahan. Namun, hal itu dilandasi alasan yang kuat. Apalagi, menurutnya kenaikan harga beras tidak akan berlangsung lama, seiring dengan sudah dimulainya panen di sejumlah tempat.

“Biarkanlah petani kita menikmati kemakmuran. Toh kenaikan harga ini tidak akan berlangsung lama. Nanti juga akan turun dengan sendirinya,“ ujarnya saat peresmian Musholla Madinah Koramil 0812/01 Lamongan, Selasa (23/1).

Lebih lanjut Ia menambahkan, tidak ada urgensinya melakukan impor beras. Apalagi kalau sampai masuk ke Lamongan. Sebab, saat ini Lamongan merupakan daerah yang surplus beras. Tercatat panen padi Lamongan 2017 mencapai hampir 1,1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

“Dengan memperhitungkan gabah itu untuk kebutuhan bibit dan konsumsi, Lamongan masih surplus sekitar 700 ribu ton gabah. Itu berarti setara dengan surplus 460 ribu ton beras,” ungkapnya.

Sementara di tahun 2018, sampai dengan Bulan April saja diperkirakan akan ada 58.455 hektare padi yang dipanen. Dengan produktivitas tahun 2017 yang mencapai 6,9 kwintal perhektare, pada April nanti diperkirakan Lamongan akan sanggup memproduksi hingga 403.399 ton GKG.

Semetara itu, data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lamongan, harga gabah kering giling saat ini antara Rp6.200-Rp6.400 perkilogram. Sementara untuk beras kwalitas medium, tidak ada kenaikan harga lagi selama sepekan ini.

Di Pasar Sidoharjo dan Mantup harganya terpantau Rp10 ribu perkilogram. Sedangkan di Pasar Babat Rp9.500 perkilogram dan di Pasar Blimbing dijual dengan harga Rp11 ribu perkilogram.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Tenang! Pembatalan Ekspor...
Tenang! Pembatalan Ekspor Beras 1 Juta Ton oleh India Ternyata Kebanyakan Menir
Harga Beras Impor Menggila,...
Harga Beras Impor Menggila, Bos Bapanas: Berapapun Kita Beli
Bulog-Bapanas Didesak...
Bulog-Bapanas Didesak Turunkan Harga Beras di Tengah Denda Impor Rp294,5 M
Beras Impor Vietnam...
Beras Impor Vietnam Masuk ke Pasar Cipinang, Pedagang Menjerit
Impor Beras Indonesia...
Impor Beras Indonesia Melonjak 135% Jadi Rp4,3 Triliun di Januari 2024
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved