Tenang! Pembatalan Ekspor Beras 1 Juta Ton oleh India Ternyata Kebanyakan Menir
Selasa, 05 September 2023 - 19:48 WIB
loading...
India batalkan ekspor 1 juta ton beras ke Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - India sudah menutup pintu ekspor beras untuk mengamankan stok dalam negerinya. Meski tidak berdampak besar, kebijakan itu memengaruhi pengadaan beras Indonesia dari India sebanyak 1 juta ton.
Baca juga: India Masuk Tahun Pemilu, Harga Beras RI Diramal Kian Melejit
Khudori, pegiat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Komite Pendayagunaan Pertanian (KPP), mengatakan semula rencana impor 1 juta ton beras dari India itu sebagai bentuk jaga-jaga. Mengantisipasi apabila El Nino berdampak buruk terhadap produktivitas pertanian di Indonesia.
"Skemanya pakai kontrak beli. Kontrak itu akan didatangkan jika Indonesia benar-benar butuh. Jika tidak, ya kontrak belinya tidak direalisasikan," kata Khudori kepada MNC Portal, Selasa (5/9/2023).
Khudori menjelaskan, saat ini India tengah mengalami inflasi pangan, sehingga membuat pemerintah perlu menstabilkan harga beras di pasar dengan membanjiri produk, sebelum melakukan ekspor.
Selain itu, India juga menghadapi tantangan dalam produksi pertanian seperti padi. Kondisi itu dikarenakan adanya musim kemarau panjang akibat El Nino. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh Vietnam, China, Thailand, bahkan Indonesia.
Di satu sisi, menurut Khudori, India juga tengah masuk dalam tahun politik. Pemilu yang akan diikuti lagi oleh rezim yang tengah berkuasa saat ini yaitu Narendra Modi.
Baca juga: India Masuk Tahun Pemilu, Harga Beras RI Diramal Kian Melejit
Khudori, pegiat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Komite Pendayagunaan Pertanian (KPP), mengatakan semula rencana impor 1 juta ton beras dari India itu sebagai bentuk jaga-jaga. Mengantisipasi apabila El Nino berdampak buruk terhadap produktivitas pertanian di Indonesia.
"Skemanya pakai kontrak beli. Kontrak itu akan didatangkan jika Indonesia benar-benar butuh. Jika tidak, ya kontrak belinya tidak direalisasikan," kata Khudori kepada MNC Portal, Selasa (5/9/2023).
Khudori menjelaskan, saat ini India tengah mengalami inflasi pangan, sehingga membuat pemerintah perlu menstabilkan harga beras di pasar dengan membanjiri produk, sebelum melakukan ekspor.
Selain itu, India juga menghadapi tantangan dalam produksi pertanian seperti padi. Kondisi itu dikarenakan adanya musim kemarau panjang akibat El Nino. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh Vietnam, China, Thailand, bahkan Indonesia.
Di satu sisi, menurut Khudori, India juga tengah masuk dalam tahun politik. Pemilu yang akan diikuti lagi oleh rezim yang tengah berkuasa saat ini yaitu Narendra Modi.
Lihat Juga :