Beras Impor Vietnam Masuk ke Pasar Cipinang, Pedagang Menjerit

Rabu, 13 Januari 2021 - 23:38 WIB
loading...
Beras Impor Vietnam...
Pedagang beras Cipinang mengeluhkan masuknya beras impor putih ke Indonesia. Disebutkan 300 ton beras dari Vietnam telah masuk ke Pasar Cipinang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pedagang beras Cipinang mengeluhkan masuknya beras impor putih ke Indonesia. Wakil Ketua Umum Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras) Billy Haryanto mengatakan, 300 ton beras dari Vietnam masuk ke Pasar Cipinang.

Ia mengatakan bahwa masuknya beras Vietnam tersebut akan mematikan beras nasional. Karena harga beras dibanderal Rp 9 ribu, hampir sama dengan harga beras di Cipinang.

"Beras masuk tiba-tiba, tentu ini berimbas pada beras lokal, hari ini saja 300 ton," kata Billy di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, (13/1/2021).



Billy heran dengan masuknya beras impor Vietnam tersebut. Pasalnya pada tahun ini stok beras aman. Berdasarkan data BPS, beras Nasional Surplus 2020 diperkirakan Surplus 2,3 juta ton.

Selain itu menurutnya, impor beras putih biasa tidak dapat dilakukan sembarangan, karena harus melalui Bulog. Hal itu berdasarkan Perpres Nomor 48 Tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum Bulog Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional.

Perpres tersebut menyatakan, Bulog melaksanakan impor untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen untuk jenis pangan pokok beras. Ia menilai masuknya beras Vietnam tersebut ke Indonesia merupakan akal-akalan.

Berdasarkan temuan para pedagang beras di Cipinang, beras putih biasa tersebut dibalut atau dilabeli nama 'beras khusus'. Di dalam karung tertera jenis beras dan nama importirnya. Namun saat dibuka, ternyata bukan beras khusus atau premium melainkan beras biasa.



Ia menduga beras tersebut sengaja dilabeli beras khusus agar dapat diimpor oleh pengusaha tanpa melibatkan Bulog. "Isinya beras putih biasa tapi di karung di tulis beras khusus (beras Jasmine). Padahal kalau beras khusus harganya minimal Rp 12 ribu bukan 9 ribu," katanya.

Billy mengatakan, bahwa importir beras dalam hal ini Sarinah dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) harus menjelaskan, masuknya beras putih Vietnam tersebut ke Indonesia. Selain itu, Ia juga meminta pihak berwenang harus berani menelusuri beredarnya beras tersebut, karena akan mematikan beras lokal.

"Pemerintah harus turun tangan, ini tidak bisa dibiarkan, karena ini menyangkut beras kebutuhan nasional dan menyangkut kehidupan para petani di Indoensia," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serapan BULOG Naik 2.000%,...
Serapan BULOG Naik 2.000%, Hensa: Memang Dingin Tangan Mentan Amran
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
Stok Beras Bulog Capai...
Stok Beras Bulog Capai 2,2 Juta Ton, Aman hingga Lebaran
Sampoerna Ciptakan Pasar...
Sampoerna Ciptakan Pasar dan Bantu UMKM Tumbuh Lewat Platform Digital
Harga Beras di 3 Negara...
Harga Beras di 3 Negara Tetangga Hampir Rp100 Ribu per Kg, Mentan Amran: Indonesia Stabil
Update Harga Pangan...
Update Harga Pangan Minggu 9 Maret 2025, Bawang, Cabai dan Beras Masih Naik
Anindya Bakrie Temui...
Anindya Bakrie Temui Dubes Tajikistan, Bahas Potensi Perluasan Pasar CPO
Mentan Amran Targetkan...
Mentan Amran Targetkan Sumsel Masuk Tiga Besar Produsen Beras Nasional
Harga Pangan Awal Ramadan,...
Harga Pangan Awal Ramadan, Mentan: Harga Beras Turun, Cabai Naik
Rekomendasi
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Canelo vs Crawford:...
Canelo vs Crawford: Usia dan Berat Badan Hancurkan Mimpi Kelas Menengah Super Bud?
Korban Tewas Akibat...
Korban Tewas Akibat Pohon Beringin Tumbang saat Salat Idulfitri di Alun-alun Pemalang Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Sepanjang Arus Mudik...
Sepanjang Arus Mudik Lebaran 2025, Tercatat Ada 1,7 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek
4 jam yang lalu
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
5 jam yang lalu
BRI Dorong UMKM Kota...
BRI Dorong UMKM Kota Depok Naik Kelas Lewat Program Klasterku, Pelaku Usaha Beri Apresiasi
7 jam yang lalu
Sri Mulyani Pede Mudik...
Sri Mulyani Pede Mudik dan Lebaran Angkat Ekonomi Daerah, Ini 2 Pendorongnya
7 jam yang lalu
Bagi-bagi Takjil dan...
Bagi-bagi Takjil dan Layanan Kesehatan, BNI Hadir di Posko Mudik Malang
8 jam yang lalu
Bukan Gimmick, Pertamina...
Bukan Gimmick, Pertamina Hadirkan Antar Gratis Bright Gas & Promo Refill Berhadiah Cashback
9 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved