Tanggapan Bos Blibli Soal Tudingan Penyebab Banjirnya Produk Asing

Jum'at, 02 Februari 2018 - 15:02 WIB
Tanggapan Bos Blibli...
Tanggapan Bos Blibli Soal Tudingan Penyebab Banjirnya Produk Asing
A A A
JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto angkat bicara soal pernyataan pemerintah yang menyatakan bahwa marketplace yang beroperasi di Indonesia menjadi salah satu penyebab banjirnya produk impor alias produk asing di Indonesia.

(Baca: Bos Blibli Akui Barang Dagangannya Mayoritas Produk Impor )

Pasalnya, barang-barang impor dapat dengan mudah dijual lewat jalur perdagangan berbasis digital (online). Dia mengatakan, serbuan produk asing sejatinya tidak hanya ada di toko online, namun di toko-toko offline yang ada di Indonesia juga banyak dijual produk impor.

"Kita juga musti cek di offline, masih banyak barang impor di offline. Yang jadi masalah itu, sekarang online itu disorot banyak pihak, bahwa berjualan barang impor atau yang tidak mengikuti regulasi itu mudah di online," katanya dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Pihaknya tidak menampik, toko-toko online banyak yang menjual produk impor. Namun, pemerintah seharusnya menyadari bahwa pemerintah lebih dapat mendeteksi barang impor di online ketimbang di toko-toko.

"Kalau di offline kan musti samperin satu-satu tokonya, repot. Kalau dari kami, kami akan dukung seperti yang tadi Pak Menteri sampaikan bahwa kita harus ngikutin aturan," imbuh dia.

Mengenai kesetaraan (level of playing field), tambah Kusumo, seharusnya tidak hanya berlaku untuk toko offline dan toko online yang ada di Indonesia saja. Melainkan, marketplace di luar negeri yang bisa menjual produknya ke berbagai negara, termasuk ke konsumen di Indonesia.

Sebab, mereka dapat dengan mudah menjual barang tanpa harus dikenakan pajak dan kewajiban menyerap tenaga kerja. "Itu juga harus jadi perhatian pemerintah, enaknya gimana untuk level of playing field-nya. Karena, tidak fair kalau yang sudah ada badan usaha di sini, kesannya dari para pemain, kami ini kok dikejar macam-macam. Tapi yang di luaran gimana nih," tutur Kusumo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ultah ke-6 Perusahaan,...
Ultah ke-6 Perusahaan, OrderOnline Gali Terus Masukan Pengguna
5 Perbedaan E-Commerce...
5 Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce dalam Bisnis, Sering Dianggap Sama
Rahasia Bisnis Priahoodie...
Rahasia Bisnis Priahoodie Menjadi Star Seller di E-Commerce
5 Platform e-Commerce...
5 Platform e-Commerce yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Solusi Omnichannel Bakal...
Solusi Omnichannel Bakal Menjadi Masa Depan E-commerce
Teknologi Live Streaming...
Teknologi Live Streaming Huawei Manjakan Pedagang E-Commerce
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
1 jam yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
1 jam yang lalu
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
2 jam yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
2 jam yang lalu
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
2 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved