Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat Saat Yen Keok Lawan USD

Rabu, 07 Februari 2018 - 10:10 WIB
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat Saat Yen Keok Lawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka berhasil menguat setelah pada perdagangan kemarin berkubang di zona merah. Kondisi pelemahan ini di tengah menguatnya USD terhadap yen.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka berada pada level Rp13.533/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.578/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.529/USD atau membaik dari posisi perdagangan kemarin di level Rp13.540/USD. Sementara, pada pukul 10.00 WIB bergerak melemah ke level Rp13.544/USD dengan kisaran harian Rp13.524-Rp13.549/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di awal perdagangan pada pukul 10.03 WIB ke posisi Rp13.533/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya Rp13.550/USD. dengan kisaran level Rp13.520-Rp13.550/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas berada di level Rp123.535/USD atau membaik dari posisi kemarin di level Rp13.580/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Rabu (7/2/2018), USD menguat terhadap yen namun mengurangi kenaikan terhadap euro ketika ekuitas AS melambung semalam usai mengalami kerugian yang mendalam di awal pekan ini.

Greenback telah menguat terhadap mata uang seperti euro karena investor mencari perlindungan di tengah anjloknya ekuitas global yang terlihat pada awal pekan ini, dipicu oleh penurunan besar-besaran oleh Wall Street.

Di sisi lain, USD berada pada posisi defensif terhadap yen, sebuah safe haven di saat terjadi risk aversion. USD terhadap yen menguat ke level 109,590 setelah naik 0,5% semalam. Angka tersebut turun ke level 108.460 dari hari sebelumnya.

Euro terhadap USD berbalik naik 0,05% ke level 1,2383 setelah tergelincir ke level terendah dalam dua pekan di posisi 1,2314 pada hari sebelumnya.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama berada di level 89.646, menjauh dari puncak dua pekan di level 90,034 yang ditetapkan semalam.

Dolar Australia terhadap USD melemah 0,15% ke level 0,7893. Namun, masih jauh dari level terendahnya dalam satu bulan di posisi 0,7835. Sementara, poundsterling terhadap USD sedikit berubah pada level 1,3956 setelah menyentuh level terendahnya di posisi 1,3838 semalam, terlemah sejak 19 Januari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved