Rupiah Akhir Pekan Dibuka Jatuh Makin Parah Saat Yen Bangkit

Jum'at, 09 Februari 2018 - 10:08 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Jatuh Makin Parah Saat Yen Bangkit
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka semakin tidak berdaya setelah pada perdagangan kemarin enggan keluar dari zona merah. Kondisi pelemahan ini di tengah menguatnya yen terhadap USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka berada pada level Rp13.643/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jauh memburuk dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.602/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.639/USD atau ambles dari posisi perdagangan kemarin di level Rp13.605/USD. Sementara, pada pukul 10.01 WIB bergerak jauh melemah ke level Rp13.646/USD dengan kisaran harian Rp13.628-Rp13.652/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di awal perdagangan pada pukul 10.03 WIB ke posisi Rp13.646/USD atau hancur lebur dari penutupan sebelumnya Rp13.600/USD dengan kisaran level Rp13.598-Rp13.648/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas berada di level Rp13.643/USD atau jauh memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.600/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Jumat (9/2/2018), yen mendekati level tertinggi dalam empat bulan terhadap USD, karena pasar saham global anjlok lagi.

USD terhadap yen tergelincir ke level 108,56, merayap mendekati level terendah dalam empat bulan di posisi 108,28 yang dicapai pada 26 Januari, dan telah melemah 1,3% sejauh pekan ini. Terobosan level itu bisa membuka jalan untuk menguji level terendah 2017 di level 107.32.

Sebelum anjloknya pasar pada pekan ini, salah satu perdagangan paling populer di pasar mata uang adalah membeli euro pada ekspektasi pembongkaran stimulus oleh Bank Sentral Eropa dan untuk menjual yen.

"Mengingat masalah di pasar saham, pelaku pasar kemungkinan akan terus mengurangi posisi mereka untuk saat ini," kata Minori Uchida, kepala analis FX di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.

Menurut data yang dipublikasikan pekan lalu dari pengawas keuangan Komoditi Futures Trading Commission AS, spekulan mencatat posisi long di euro, sementara posisi short net mereka di yen tetap tinggi setelah mencapai level tertinggi dalam empat tahun pada November.

Yen juga cenderung membeli pada saat tekanan ekonomi, karena surplus akun Jepang cenderung memberi perlindungan terhadap yen dibandingkan dengan kerentanan negara-negara yang menghadapi defisit.

Euro terhadap USD berada di level 1,2248, tergelincir lebih jauh dari level tertinggi dalam tiga tahun di posisi 1,2538 yang terjadi pada 25 Januari.

Mata uang umum turun 1,6% untuk pekan ini, yang jika dipertahankan pada akhir Jumat, akan menjadi penurunan mingguan terbesar sejak November 2016.

Poundsterling memberikan lebih dari setengah dari kenaikan kemarin yang dilakukan setelah Bank of England mengatakan bahwa kemungkinan untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dan lebih dari yang diperkirakan hanya tiga bulan yang lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
18 menit yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
39 menit yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
1 jam yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved