Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Kompak Memerah
Jum'at, 09 Februari 2018 - 11:54 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Kompak Memerah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih tercatat melemah dibanding penutupan sebelumnya di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang semakin tidak berdaya.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada pada level Rp13.640/USD atau tidak berdaya dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.600/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.647/USD atau lebih buruk dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.605/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.628-Rp13.652/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.640/USD atau anjlok 40 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.600/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.598-Rp13.648/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.643/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jauh memburuk dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.602/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin memburuk alias melemah dengan berkurang 72,13 poin setara 1,10% ke level 6.472,51 setelah pada sesi pembukaan tadi pagi turun 68,88 poin atau setara 1,05% ke level 6.475,75. Sebelumnya, IHSG ditutup naik naik 9,76 poin atau 0,15% menjadi 6.544,63.
Sektor saham dalam negeri siang ini semuanya berada di zona merah dengan sektor industri dasar melemah terdalam sebesar 2,14% disusul sektor pertambangan yang melemah 1,99%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,21 triliun dengan 6,57 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp855,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,79 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp944,08 miliar. Tercatat 82 saham naik, 268 saham turun dan 92 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Pool Advista (POOL). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada pada level Rp13.640/USD atau tidak berdaya dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.600/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.647/USD atau lebih buruk dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.605/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.628-Rp13.652/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.640/USD atau anjlok 40 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.600/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.598-Rp13.648/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.643/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jauh memburuk dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.602/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin memburuk alias melemah dengan berkurang 72,13 poin setara 1,10% ke level 6.472,51 setelah pada sesi pembukaan tadi pagi turun 68,88 poin atau setara 1,05% ke level 6.475,75. Sebelumnya, IHSG ditutup naik naik 9,76 poin atau 0,15% menjadi 6.544,63.
Sektor saham dalam negeri siang ini semuanya berada di zona merah dengan sektor industri dasar melemah terdalam sebesar 2,14% disusul sektor pertambangan yang melemah 1,99%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,21 triliun dengan 6,57 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp855,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,79 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp944,08 miliar. Tercatat 82 saham naik, 268 saham turun dan 92 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Pool Advista (POOL). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
(izz)