Bauxite Club, Gagasan Indonesia untuk Kerja Sama Asia Afrika

Kamis, 22 Februari 2018 - 18:56 WIB
Bauxite Club, Gagasan...
Bauxite Club, Gagasan Indonesia untuk Kerja Sama Asia Afrika
A A A
JAKARTA - Indonesia berencana menggelar forum dialog antara negara-negara kaya mineral, khususnya komoditas bauksit melalui Bauxite Club. Ketua Kelompok Kerja Pembiayaan, Infrastruktur dan Logistik Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Sony Harsono mengatakan, Bauxite Club akan membuka peluang kerja sama dan pertukaran teknologi antar negara-negara anggota, khususnya menyangkut peluang usaha di sektor infrastruktur pertambangan.

Pembentukan Bauxite Club sendiri bertujuan meningkatkan kerja sama pertambangan negara-negara di kawasan Asia-Afrika. Untuk langkah awal, rencananya akan dibentuk Intergoverment Forum Dialoque antara negara-negara kaya mineral khususnya yang memproduksi bauksit.

Forum dialog tersebut akan membahas pertukaran informasi tentang kebijakan pertambangan, kebijakan pengelolaan produksi dan ekspor, kebijakan pengelolaan lingkungan, kebijakan tentang hilirisasi, kebijakan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia serta kerja sama perdagangan, investasi dan alih teknologi.

Chairman Asia Africa Business Alliance, Didie Soewondho menjelaskan, forum dialog ini akan memiliki peran strategis dalam tatanan global dan turut menyumbangkan kemajuan dan keadilan dunia. "Ini menjadi sangat penting bagi kemajuan negara-negara Asia Afrika. Sudah saatnya negara-negara kaya mineral Asia Afrika bergabung, meningkatkan nilai tambah dalam negeri seperti yang telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Jokowi-JK sekarang ini," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (22/2/2018).

Didie menilai dinamika geopolitik dunia saat ini mengharuskan Indonesia tetap melihat Afrika sebagai salah satu sahabat dan mitra perdagangan dan investasi masa kini dan masa depan.

Apalagi, lanjut dia, Indonesia sebagai salah satu pencetus Gerakan Asia Afrika yang dipelopori oleh Presiden Soekarno 53 tahun yang lalu. Menurutnya, hingga saat ini semangat Asia Afrika tetap dihargai dan sebagai perekat kerja sama tersebut.

Oleh karena itu, Didie menilai salah satu kerja sama yang bisa dikembangkan adalah membentuk kerja sama negara-negara kaya sumber daya alam terutama pertambangan. Apalagi, Indonesia berhasil meningkatkan nilai tambah sektor mineral khususnya bauksit dan nikel.

Keberhasilan tersebut diapresiasi oleh negara-negara Afrika seperti dinyatakan Menteri Kerjasama Investasi Republik Guinea Ibrahima Kassory Fofana pada kunjungan ke Indonesia beberapa waktu lalu. Republik Guinea adalah negara dengan cadangan bauksit nomor empat terbesar di dunia setelah Rusia, China dan Brazil.

"Dalam waktu dekat akan diadakan kunjungan dan pertukaran delegasi sebagai advance team untuk menyiapkan forum dialog tersebut," pungkas Didie.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sederet Harta Karun...
Sederet Harta Karun Mineral RI Jadi Rebutan Asing, Nomor 1 Simpan Deposit 1,5 Miliar Ton
PT Nusatama Berkah Tbk...
PT Nusatama Berkah Tbk Uji Coba Truk EV Pertama bersama Aserra Group di Site Muara Enim  
Ekspor dan Impor Mulai...
Ekspor dan Impor Mulai Naik, Aktivitas Pelabuhan Meningkat
Ditemukan Harta Karun...
Ditemukan Harta Karun Mineral Tersembunyi di Andes! 32 Juta Ons Emas, dan 13 Juta Ton Tembaga
5 Perusahaan Kantongi...
5 Perusahaan Kantongi Izin Ekspor Mineral hingga 2024, Mana Saja?
Pascalebaran Impor RI...
Pascalebaran Impor RI Nanjak 38,65%, Nilainya Tembus USD21,28 M
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
12 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
36 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
50 menit yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
11 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved