Proyek Infrastruktur Tak Lagi Bertumpu ke APBN, Investor Diundang

Jum'at, 23 Februari 2018 - 10:20 WIB
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Tak Lagi Bertumpu ke APBN, Investor Diundang
A A A
JAKARTA - Kebutuhan dana besar untuk membiayai mega proyek infrastruktur, membuat pemerintah menyadari dibutuhkannya keterlibatan swasta nasional dan bahkan investor asing. Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugihardjo mengungkapkan, pembangunan mega proyek tidak bisa hanya bertumpu pada APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara).

“Mega proyek tidak bisa tumpuannya hanya APBN, kita harus mengundang investor. Kalau kita hanya betumpu pada kemampuan pemerintah (APBN atau APBD), maka kemampuan pembiayaannya hanya 30%. Sisanya 70% harus dari BUMN, swasta nasional maupun asing,” katanya di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Jojo menambahkan, beberapa mega proyek sektor transportasi yang saat ini sedang dibangun dan ditawarkan kepada pihak investor antara lain pengembangan sisi udara Bandara Kualanamu Medan dengan nilai investasi Rp15 triliun, Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung senilai Rp38 triliun, pembangunan jalur Kereta Api Makassar-Pare Pare senilai Rp13 triliun, dan pembangunan bandara Bali Utara senilai Rp50 triliun.

Nantinya skema yang diambil adalah Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha. Karenanya berkaca dari pengalaman yang lalu terkait program Public Private Partnership (PPP) yang kurang laku di mata investor, Jojo mengatakan saat ini pemerintah telah menggandeng pihak profesional guna membuat bagaimana proyek-proyek ini layak jual.

“Pada masa kabinet pemerintahan sebelumnya, proyek-proyek infrastruktur kita tawarkan melalui PPP (public private partnership). Namun skema ini tidak berhasil karena kita menawarkannya tidak profesional. Oleh karenanya pemerintah dalam rangka pengawasan proyek-proyek yang ditawarkan kepada investor baik BUMN, swasta nasional maupun asing, pemerintah menggandeng profesional yang bisa mendokumentasikan dengan baik dan tahu bagaimana membuat proyek itu menjadi layak jual,” pungkas Jojo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Penghentian KA Relasi...
Penghentian KA Relasi Sumsel-Lampung Diperpanjang Hingga Akhir Juni
5 Bandara Perairan Dibangun,...
5 Bandara Perairan Dibangun, Kontraktor Swasta Silahkan Masuk
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
29 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
13 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved