Rupiah Parkir ke Zona Merah, IHSG Siang Ini Masih Menguat
Selasa, 27 Februari 2018 - 12:30 WIB
Rupiah Parkir ke Zona Merah, IHSG Siang Ini Masih Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini melemah setelah tadi pagi dibuka menguat. Kondisi rupiah siang ini di tengah masih menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.667/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.660/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.647-Rp13.679/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.663/USD atau tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.655/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.643-Rp13.665/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini menguat di level Rp13.658/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin di level Rp13.665/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini dibuka pada level Rp13.650/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.659/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan menguat 11,54 poin setara 0,18% ke level 6.666,21 setelah tadi pagi dibuka naik 20,00 poin setara 0,31% ke level 6.574,67. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup melemah cukup parah hingga 65,13 poin setara 0,98% ke level 6.554,67.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas menghijau dengan sektor properti naik tertinggi sebesar 0,78% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan sebesar 0,96%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,42 triliun dengan 14,47 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp125,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,39 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp2,51 triliun. Tercatat 179 saham naik, 163 saham turun dan 166 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Bisi International Tbk (BISI).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.667/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.660/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.647-Rp13.679/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.663/USD atau tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.655/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.643-Rp13.665/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini menguat di level Rp13.658/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin di level Rp13.665/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini dibuka pada level Rp13.650/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.659/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan menguat 11,54 poin setara 0,18% ke level 6.666,21 setelah tadi pagi dibuka naik 20,00 poin setara 0,31% ke level 6.574,67. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup melemah cukup parah hingga 65,13 poin setara 0,98% ke level 6.554,67.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas menghijau dengan sektor properti naik tertinggi sebesar 0,78% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan sebesar 0,96%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,42 triliun dengan 14,47 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp125,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,39 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp2,51 triliun. Tercatat 179 saham naik, 163 saham turun dan 166 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Bisi International Tbk (BISI).
(izz)