IHSG Akhir Bulan Dibuka Melemah Tipis Ikuti Bursa Asia
Rabu, 28 Februari 2018 - 09:17 WIB
IHSG Akhir Bulan Dibuka Melemah Tipis Ikuti Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melemah tipis meski kemarin menguat tajam. IHSG dibuka turun 1,96 poin setara 0,03% ke level 6.596,96 di tengah melemahnya bursa saham Asia.
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin ditutup menguat cukup tajam sebesar 44,25 poin setara 0,68% ke level 6.598,93.
Sementara sektor saham pagi ini variatif dengan sektor konsumer menjadi penguat tertinggi sebesar 0,27% dan sektor yang melemah terdalam yaitu infrastruktur yang turun 0,58%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp43 miliar dengan 15 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp3,25 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp27,97 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp24,72 miliar. Tercatat 14 saham menguat, 13 saham melemah dan 17 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp525 menjadi Rp54.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 menjadi Rp9.825, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 menjadi Rp8.475.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp725 menjadi Rp22.000, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp150 menjadi Rp23.400, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp100 menjadi Rp36.500.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia turun tipis setelah Wall Street kemarin ditutup melemah setelah sebuah kesaksian kongres dari ketua Federal Reserve.
Namun, pelemahan di Asia lebih lambat daripada penurunan lebih dari 1% yang dialami Wall Street.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 tergelincir 0,39% pada awal perdagangan, mengupas beberapa kenaikan baru-baru ini. Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun tipis 0,52% dan di Australia, Indeks S&P/ASX 200 turun 0,44%.
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin ditutup menguat cukup tajam sebesar 44,25 poin setara 0,68% ke level 6.598,93.
Sementara sektor saham pagi ini variatif dengan sektor konsumer menjadi penguat tertinggi sebesar 0,27% dan sektor yang melemah terdalam yaitu infrastruktur yang turun 0,58%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp43 miliar dengan 15 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp3,25 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp27,97 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp24,72 miliar. Tercatat 14 saham menguat, 13 saham melemah dan 17 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp525 menjadi Rp54.500, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 menjadi Rp9.825, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 menjadi Rp8.475.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp725 menjadi Rp22.000, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp150 menjadi Rp23.400, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp100 menjadi Rp36.500.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia turun tipis setelah Wall Street kemarin ditutup melemah setelah sebuah kesaksian kongres dari ketua Federal Reserve.
Namun, pelemahan di Asia lebih lambat daripada penurunan lebih dari 1% yang dialami Wall Street.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 tergelincir 0,39% pada awal perdagangan, mengupas beberapa kenaikan baru-baru ini. Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun tipis 0,52% dan di Australia, Indeks S&P/ASX 200 turun 0,44%.
(izz)
Lihat Juga :