Rupiah dan IHSG Siang Ini Kompak Semakin Terpuruk
Rabu, 28 Februari 2018 - 12:31 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Kompak Semakin Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih di area negatif, melanjutkan pelemahan pembukaan tadi pagi. Kondisi rupiah siang ini di tengah semakin melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.713/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.679/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.699-Rp13.722/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I juga berada pada level Rp13.713/USD atau tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.675/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.668-Rp13.717/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini berada pada level Rp13.670/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.675/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini dibuka pada level Rp13.707/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah ambruk parah dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.650/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin bergerak ke zona merah dengan turun 6,34 poin setara 0,10% ke level 6.592,58 setelah tadi pagi dibuka melemah 1,96 poin setara 0,03% ke level 6.596,96. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat cukup tajam sebesar 44,25 poin setara 0,68% ke level 6.598,93.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor perkebunan menguat 1,70% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri yang melemah 0,73%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 7,28 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp318,37 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,12 triliun. Tercatat 158 saham naik, 174 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Astra Graphia Tbk (ASGR), dan Indospring Tbk (INDS). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.713/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.679/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.699-Rp13.722/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I juga berada pada level Rp13.713/USD atau tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.675/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di kisaran level Rp13.668-Rp13.717/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas hingga perdagangan siang hari ini berada pada level Rp13.670/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.675/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini dibuka pada level Rp13.707/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah ambruk parah dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.650/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I semakin bergerak ke zona merah dengan turun 6,34 poin setara 0,10% ke level 6.592,58 setelah tadi pagi dibuka melemah 1,96 poin setara 0,03% ke level 6.596,96. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat cukup tajam sebesar 44,25 poin setara 0,68% ke level 6.598,93.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor perkebunan menguat 1,70% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri yang melemah 0,73%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,12 triliun dengan 7,28 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp318,37 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,12 triliun. Tercatat 158 saham naik, 174 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Astra Graphia Tbk (ASGR), dan Indospring Tbk (INDS). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).
(izz)