Balas Tarif Baja AS, UE Pertimbangkan Terapkan Pajak Impor Jeans

Selasa, 06 Maret 2018 - 16:06 WIB
Balas Tarif Baja AS,...
Balas Tarif Baja AS, UE Pertimbangkan Terapkan Pajak Impor Jeans
A A A
BRUSSEL - Uni Eropa (UE) mempertimbangkan untuk menerapkan tarif impor tinggi sebesar 25% untuk produk celana Jeans Levis dan minuman keras dari Amerika Serikat (AS) sebagai bentuk balasan atas kebijakan tarif tinggi impor baja serta alumunium yang dilakukan AS. Sementara Presiden AS Donald Trump menekankan, apabila Uni Eropa menaikkan pajak dan batasan bagi perusahaan AS.

Maka Negeri Paman Sam -julukan AS- itu bakal melakukan serangan balik dengan cara memajaki impor mobil dari Eropa. Pekan lalu, Trump juga sempat mengutarakan perang dagang sangat baik dan mudah untuk dimenangkan. Komentar tersebut telah mendorong reaksi keras dari seluruh dunia. Seperti dilansir BBC, Perdana Menteri Theresa May juga mengungkapkan keprihatinan saat menghubungi Trump via Telepon.

Sedangkan Levi Strauss memberikan sinyal tidak setuju dengan adanya hambatan perdagangan yang diterapkan negara lain. Juru bicara perusahaan kepada BBC mengutarakan: "Kami mendukung pasar terbuka dan perdagangan bebas yang mana setiap orang bermain sesuai aturan. Pemaksaan sepihak tarif berisiko memunculkan pembalasan dan mendestabilisasi ekonomi global. Dimana dalam kasus ini merek Amerika, pekerja dan konsumen yang akan akhirnya harus menderita,"

Komisioner Perdangan UE Cecilia Malmström yang dimuat dalam laman BBC, mengatakan bahwa pihaknya akan melihat kemungkinan untuk melakukan pembalasan, yang berarti UE juga akan menempatkan pajak atau tarif impor AS ke Uni Eropa. Ia juga juga menambahkan, mereka akan menunggu keputusan akhir Trump. Uni Eropa berniat membawa masalah tarif ini ke World Trade Organization (WTO).

Selain itu, Malmström menekankan bahwa niat UE bukan untuk memunculkan perang dagang ini, tapi hanya untuk membalas apa yang di lakukan AS. Meski tindakan oleh Eropa dinilai cenderung memprovokasi aksi lanjutan oleh Amerika Serikat. Aksi saling ancaman ini sejak kemarin telah berimbas kepada jatuhnya saham produsen mobil Eropa pada perdagangan awal pejkan kemarin.

(Baca Juga: Tarif Baja AS Picu Perang Dagang, Trump: Bagus dan Mudah Dimenangkan )

Hal itu sebagai reaksi dari pernyataan Trump yang bakal menerapkan tarif tinggi impor mobil dari Eropa. Amerika Serikat sendiri merupakan pasar yang penting untuk mobil UE. Tercatat permintaan AS untuk mobil Inggris meningkat 7% pada 2017, dengan ekspor mencapai hampir 210.000, dan AS sekarang merupakan mitra dagang terbesar kedua di Inggris setelah Uni Eropa, dengan mengambil 15,7% ekspor mobil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uni Eropa Disarankan...
Uni Eropa Disarankan Melawan China, Perang Dagang Berikutnya?
Uni Eropa Dituding Memicu...
Uni Eropa Dituding Memicu Perang Dagang, Perusahaan China Diancam
China Balas Dendam,...
China Balas Dendam, Mobil Listrik Dibalas Impor Brendi dari Eropa
Perang Dagang China-Eropa...
Perang Dagang China-Eropa Memanas, Pebisnis Barang Mewah Asal Prancis Teriak Jadi Korban
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
Eropa Sedang Mempersiapkan...
Eropa Sedang Mempersiapkan Perang Dagang, Siapa Musuhnya?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
6 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
6 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
7 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
7 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved