Perang Dagang China-Eropa Memanas, Pebisnis Barang Mewah Asal Prancis Teriak Jadi Korban

Jum'at, 12 Juli 2024 - 07:26 WIB
loading...
Perang Dagang China-Eropa...
Penyelidikan anti-dumping China terhadap industri cognac Eropa diyakini oleh kalandan Pengusaha sebagai respons atas tarif Uni Eropa (UE) sebelumnya untuk kendaraan listrik asal China. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Penyelidikan anti-dumping China terhadap industri cognac Eropa diyakini sebagai respons atas tarif Uni Eropa (UE) sebelumnya untuk kendaraan listrik asal China. Hal ini diungkapkan oleh petinggi brand cognac Hennessy, LVMH yakni Chief Financial Officer LVMH, Jean-Jacques Guiony.

Baca Juga: China Balas Dendam, Mobil Listrik Dibalas Impor Brendi dari Eropa

China pada pekan kemarin mengumumkan rencana persidangan terkait impor brendi Eropa, untuk meningkatkan tensi perdagangan setelah pada hari yang sama Uni Eropa menerapkan tarif sementara pada mobil listrik asal China.

"Anda bisa menjadi pemain regional dengan peran yang sangat khusus dalam globalisasi, seperti dalam kasus kami. Bagaimanapun kami tersandera oleh sejumlah konflik yang tidak ada hubungannya dengan aktivitas Anda," ujar Jean-Jacques Guiony seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Sekjen NATO: China Memicu Perang di Eropa

"Setiap kali ada peluru nyasar dalam konflik perdagangan di suatu tempat, maka ada kemungkinan besar bahwa kami akhirnya harus bernegosiasi. Harus menjelaskan bahwa kita tidak melakukan dumping, bahwa harga cognac sudah sesuai ketentuan," kata Guiony.

Hal itu diutarakan dalam sebuah panel konferensi ekonomi tentang perdagangan pada konferensi ekonomi di kota Aix-en-Province, Prancis selatan. Untuk diketahui brand merek LVMH memproduksi produk dari kulit, pakaian, minuman keras, dan sampanye yang sebagian besar berada di Prancis dan Italia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Rekomendasi
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved