Jelang Pengumuman Cadangan Devisa, Rupiah Menguat ke Rp13.758

Rabu, 07 Maret 2018 - 10:45 WIB
Jelang Pengumuman Cadangan...
Jelang Pengumuman Cadangan Devisa, Rupiah Menguat ke Rp13.758
A A A
JAKARTA - Hampir sepekan terakhir, laju rupiah seperti kehilangan bahan bakar terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Hari ini, rupiah di pasar spot dibuka bergairah menjelang pengumuman cadangan devisa Indonesia. Diproyeksi posisi cadangan devisa bulan Februari lalu, lebih tinggi dibanding Januari.

Indeks Bloomberg pada Rabu (7/3/2018), mencatat rupiah dibuka menguat 18 poin atau 0,13% ke level Rp13.758 per USD, dibanding penutupan kemarin di level Rp13.776 per USD.

Data Yahoo Finance juga hampir serupa. Mata uang NKRI dibuka berotot 10 poin atau 0,07% menjadi Rp13.758 per USD, setelah Selasa kemarin tersungkur ke level Rp13.768 per USD.

Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok rupiah pada Rabu ini berada di Rp13.763 per USD, bearish dari posisi Selasa di Rp13.750 per USD.

Ekspektasi bank sentral AS The Federal Reserve yang akan menaikkan tingkat suku bunga acuan pada Maret ini, bisa memberi pukulan kembali kepada rupiah.

Menguatnya rupiah juga disebabkan mundurnya Gary Cohn, penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump. Melansir dari Reuters, Cohn merupakan mantan bankir di Goldman Sachs dan pernah bekerja di Wall Street. Ia menjadi benteng pertahanan untuk mengimbangi kekuatan proteksionis yang ada di dalam kubu Trump.

Mundurnya Cohn dinilai akan membuat kubu proteksionis di Gedung Putih semakin kuat. Dan para ekonom menilai Gedung Putih akan semakin hawkish--sebutan untuk kebijakan ekonomi kelompok konservatif. Investor menduga pasukan proteksionis di Gedung Putih mendukung penggunaan dolar yang lebih rendah untuk meningkatkan daya saing ekspor AS, sambil membuat impor lebih mahal.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingan utama, turun 0,67% menjadi 89,480, merupakan yang terendah dalam dua pekan.

Alhasil euro mengambil cuan hingga USD1,2421 per EUR, posisi tertinggi dalam dua pekan. Hal ini disebabkan adanya kabar bank sentral Eropa akan melonggarkan kebijakan moneternya pada pekan ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
7 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
8 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
8 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
9 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
10 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved