PPRO Patok Target Laba Bersih Rp528 Miliar

Kamis, 08 Maret 2018 - 05:08 WIB
PPRO Patok Target Laba...
PPRO Patok Target Laba Bersih Rp528 Miliar
A A A
JAKARTA - PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) menetapkan target marketing sales tahun ini sebesar Rp3,8 triliun dengan target pencapaian laba bersih yang didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp528 miliar.

Manajemen PPRO optimistis terhadap target tersebut, mengingat pencapaian kinerja PPRO untuk tahun 2017 bertumbuh. Perusahaan properti ini mencatat laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas Induk sekitar Rp444 miliar atau tumbuh 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp366 miliar pada 2017.

"Kami meyakini di tahun ini permintaan properti akan semakin bergairah seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan tumbuh 5,4%," ungkap Taufik Hidayat, direktur utama PPRO dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/3/2018).

Perolehan laba bersih tersebut ditopang peningkatan marketing sales yang meningkat 21% menjadi sebesar Rp3,01 triliun dari tahun 2016 sebesar Rp2,4 triliun. Marketing Sales disokong beberapa proyek PPRO, antara lain Grand Kamala lagoon (24%), Grand Shamaya (18%), Apartemen Begawan (9%), Grand Dharmahusada Lagoon (5%), Gunung Putri Square (5%), The Ayoma (4%) dan beberapa proyek realti serta komersial lainnya. Saat ini Laporan Keuangan Audited PPRO masih dalam proses finalisasi yang rencana akan dirilis pada pekan depan.

Arus kas dari aktivitas operasi tahun 2017 tercatat positif, sekitar Rp67 miliar dengan posisi saldo kas pada akhir tahun positif sekitar Rp996 miliar. Penguatan dari sisi arus kas mendorong tercapainya posisi neraca keuangan yang sehat.

Sementara itu, rasio utang berbunga terhadap modal (debt interest bearing) sekitar 0,64 dan posisi net gearing ratio sebesar 0,43. Dengan demikian, total utang berbunga Perseroan masih berada di bawah 1x, posisi ini menunjukkan tingkat leverage Perseroan yang sangat terkendali. Pertahanan arus kas tersebut disokong dari kenaikan prosentase pembelian secara tunai atas unit-unit retail PPRO dan penerapan program Creative Financing.

Maka dengan kekuatan tersebut, untuk memenuhi kewajiban atas utang jangka pendek yang akan jatuh tempo di tahun ini, PPRO akan menggunakan kas internal untuk membayarnya.

"Untuk total land bank mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 291%, di mana di tahun 2017, total land bank yang telah dimiliki sekitar 297 hektare," ungkap Taufik.

Selain fokus pada pengembangan landbank yang sudah ada, di 2018 ini PPRO akan mulai pengembangan beberapa lokasi TOD dan peningkatan pendapatan berulang (recurring income) melalui pembangunan hotel di Surabaya, Lombok dan Labuan Bajo.

Di tahun ini akan ada kontribusi tambahan dari segmen hospitality yaitu mulai beroperasinya Hotel Kaza di Surabaya, dan mulai proses konstruksi dari Prime Park Hotel & Convention di Lombok. Diharapkan dengan beroperasinya beberapa proyek hospitality dapat meningkatkan recurring income PPRO menjadi 10%-15% terhadap total laba.

"Dengan aksi-aksi tersebut dan dukungan dari pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan jauh lebih baik, manajemen yakin dapat memenuhi komitmennya kepada para pemegang saham untuk pencapaian target kinerja di 2018 yang semakin jauh lebih baik dan bersaing," tutup Taufik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PP Properti Optimis...
PP Properti Optimis Raih Pendapatan Rp3 Triliun
PT PP Garap Proyek IPAL...
PT PP Garap Proyek IPAL di Palembang
PT PP Catat Kontrak...
PT PP Catat Kontrak Baru Senilai Rp11,24 Triliun
PT PP Rombak Susunan...
PT PP Rombak Susunan Pengurus Dua Anak Perusahaan
PT PP Garap Proyek PLTMG...
PT PP Garap Proyek PLTMG 140 MW di Barito Utara
PT PP Raih Penghargaan...
PT PP Raih Penghargaan Marketing Terbaik
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
11 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
20 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
44 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
51 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved